Judul Manajemen Risiko Logistik Bahan Bakar Avtur Di Lanud Sultan Hasanuddin Guna Mendukung Kesiapan Operasi TNI AU
Pengarang Sunaryo Mad Arab
I.B Putra Jandhana
Aries Sudiarso
Rudy A.G. Gultom
Ade Muhammad
Khaerudin
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Industri Pertahanan -- Logistik Pertahanan -- manajemen risiko -- Distrbusi -- Bahan Bakar Avtur
Catatan Dalam menyiapkan kesiapan operasional TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin, distribusi bahan bakar avtur dan manajemen stok terkait permintaan menjadi bagian yang krusial. Risiko-risiko dalam distrbusi dapat terjadi diantaranya kendala cuaca, gangguan alam, dan keterbatasan infrastruktur serta tanki timbun perlu diakui sebagai faktor yang dapat mempengaruhi ketersediaan pasokan.Pada penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kendala distribusi avtur di Lanud Sultan Hasanuddin, mengidentifikasi strategi mitigasi untuk risiko-risoko yang ada, serta melakukan tindakan pengendalian guna mengelola menjaga keamanan pasokan avtur dalam mendukung operasi TNI AU di wilayah Indonesia timur. penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif House of Risk yang dikombinasikan dengan System Thinking sebagai metode analisis. Berdasarkan hasil dari penelitian yang diperoleh, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam analisis risiko terdapat 14 Risk Event dan 21 Risk Agent dengan 7 Risk Agent prioritas dari nilai ARP. Diantaranya: Perubahan cuaca yang ekstrem (178,33), Perubahan harga terkait fluktuasi (92,63), Kebocoran/Penguapan Bahan bakar pada tanki penyimpanan (35,75), Bencana alam (32,00), Bahan bakar yang diterima tidak sesuai dengan jumlah yang dipesan (30,38), Kehilangan kontak listrik akibat gangguan sistem listrik (28,88), dan Perubahan data tidak segera dikoreksi di sistem (23,63). Pada House Of Risk fase 2 dilakukan dengan 11 Preventive Action untuk mengatasi risko dari 7 Risk Agent prioritas, dari hasil peringkat Preventive Action digunakan sebagai strategi dalam mitigasi risiko yang telah di tentukan.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 98f347eb0dd78c8d19c5337ad08c2324.pdf 98f347eb0dd78c8d19c5337ad08c2324.pdf pdf Baca
2 8f797a4044b2aad19d46d7d45163b888.pdf 8f797a4044b2aad19d46d7d45163b888.pdf pdf Baca
3 10039cc89a0cee7f6fbd4c8a04cf9dff.pdf 10039cc89a0cee7f6fbd4c8a04cf9dff.pdf pdf Baca
4 d08cad1a4c21254d9f08d0bd42d9b717.pdf d08cad1a4c21254d9f08d0bd42d9b717.pdf pdf Baca
5 8fc672854d45e4e786d7dac1fc344032.pdf 8fc672854d45e4e786d7dac1fc344032.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003105
005 20260212103959
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003105
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Sunaryo Mad Arab
245 1 # $a Manajemen Risiko Logistik Bahan Bakar Avtur Di Lanud Sultan Hasanuddin Guna Mendukung Kesiapan Operasi TNI AU
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Dalam menyiapkan kesiapan operasional TNI AU di Lanud Sultan Hasanuddin, distribusi bahan bakar avtur dan manajemen stok terkait permintaan menjadi bagian yang krusial. Risiko-risiko dalam distrbusi dapat terjadi diantaranya kendala cuaca, gangguan alam, dan keterbatasan infrastruktur serta tanki timbun perlu diakui sebagai faktor yang dapat mempengaruhi ketersediaan pasokan.Pada penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kendala distribusi avtur di Lanud Sultan Hasanuddin, mengidentifikasi strategi mitigasi untuk risiko-risoko yang ada, serta melakukan tindakan pengendalian guna mengelola menjaga keamanan pasokan avtur dalam mendukung operasi TNI AU di wilayah Indonesia timur. penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif House of Risk yang dikombinasikan dengan System Thinking sebagai metode analisis. Berdasarkan hasil dari penelitian yang diperoleh, dapat diambil kesimpulan bahwa dalam analisis risiko terdapat 14 Risk Event dan 21 Risk Agent dengan 7 Risk Agent prioritas dari nilai ARP. Diantaranya: Perubahan cuaca yang ekstrem (178,33), Perubahan harga terkait fluktuasi (92,63), Kebocoran/Penguapan Bahan bakar pada tanki penyimpanan (35,75), Bencana alam (32,00), Bahan bakar yang diterima tidak sesuai dengan jumlah yang dipesan (30,38), Kehilangan kontak listrik akibat gangguan sistem listrik (28,88), dan Perubahan data tidak segera dikoreksi di sistem (23,63). Pada House Of Risk fase 2 dilakukan dengan 11 Preventive Action untuk mengatasi risko dari 7 Risk Agent prioritas, dari hasil peringkat Preventive Action digunakan sebagai strategi dalam mitigasi risiko yang telah di tentukan.
650 4 $a Industri Pertahanan -- Logistik Pertahanan -- manajemen risiko -- Distrbusi -- Bahan Bakar Avtur
700 0 # $a Ade Muhammad
700 0 # $a Aries Sudiarso
700 0 # $a I.B Putra Jandhana
700 0 # $a Khaerudin
700 0 # $a Rudy A.G. Gultom
Content Unduh katalog