Judul Implementasi Enkripsi untuk Database dan Dokumen Rahasia pada Sistem Aplikasi Statistik Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Sebagai Upaya Pertahanan Siber
Pengarang John Swatrahadi Permana
Rinaldi Munir
H.A. Danang Rimbawa
Yudhi Biantoro
Hendrana Tjahjadi
Achmad Farid Wadhdi
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Pertahanan Siber -- AES 256 -- Database -- File Dokumen -- Hybrid Kriptografi -- PPATK -- RSA
Catatan PPATK memiliki asset yang berharga berupa informasi intelijen keuangan, informasi tersebut adalah file hasil analisis, file keterangan ahli, database asset dan database tersangka yang harus dilindungi kerahasiaannya dari ancaman kebocoran data. Permasalahan untuk melindungi informasi rahasia berupa file dan database pada suatu sistem aplikasi adalah kinerja sistem dapat menurun sehingga mengurangi kenyamanan pengguna sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan teknik hybrid kriptografi AES 256 dan RSA sebagai upaya pertahanan siber pada sistem aplikasi statistik penanganan perkara TPPU dan TPPT dengan tanpa mengurangi kenyamanan pengguna sistem aplikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif ekperimen untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen (hasil) dalam kondisi yang terkendalikan. Kondisi dikendalikan agar tidak ada variabel lain yang mempengaruhi variabel dependen. Hasil penelitian proses untuk mengenkripsi file kecepatannya rata-rata 521088,2201 kB/s, kemudian proses untuk mendekripsi file rata-rata 96040,34 kB/s. Hybrid Kriptografi dapat berjalan lebih cepat memproses file data dokumen daripada Algoritma AES 128 saja. Pada penelitian terdahlu dengan metode AES 128 mengenkripsi file berukuran 5 MB membutuhkan waktu rata-rata enkripsi dan dekripsi masing-masing 60 detik dan 0,02 detik. sedangkan dengan hybrid kriptografi untuk memproses file 2,55 MB hanya memerlukan waktu 0.000669 untuk proses enkripsinya dan 0.003945 untuk proses dekripsinya. Metode Hybrid Kriptografi yaitu perpaduan antara kriptografi kunci simetrik dan kriptografi kunci asimetrik dapat memperkuat upaya pertahanan siber dari ancaman keboran data pada infrastruktur informasi vital sektor administrasi Pemerintah yang bertugas untuk mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme salah satunya pada aplikasi statistik penanganan TPPU dan TPPT.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 4e761f99d5c1d1a30848ff2546534230.pdf 4e761f99d5c1d1a30848ff2546534230.pdf pdf Baca
2 2fb597041d6091b8a5e5d21127731998.pdf 2fb597041d6091b8a5e5d21127731998.pdf pdf Baca
3 dccea26115630758756d155a69aed8ba.pdf dccea26115630758756d155a69aed8ba.pdf pdf Baca
4 074c6faeb62a37f5dfa7ba0719af07fb.pdf 074c6faeb62a37f5dfa7ba0719af07fb.pdf pdf Baca
5 c22f4418559f153580b68cd7464c82d7.pdf c22f4418559f153580b68cd7464c82d7.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003122
005 20260212101636
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003122
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a John Swatrahadi Permana
245 1 # $a Implementasi Enkripsi untuk Database dan Dokumen Rahasia pada Sistem Aplikasi Statistik Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Sebagai Upaya Pertahanan Siber
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a PPATK memiliki asset yang berharga berupa informasi intelijen keuangan, informasi tersebut adalah file hasil analisis, file keterangan ahli, database asset dan database tersangka yang harus dilindungi kerahasiaannya dari ancaman kebocoran data. Permasalahan untuk melindungi informasi rahasia berupa file dan database pada suatu sistem aplikasi adalah kinerja sistem dapat menurun sehingga mengurangi kenyamanan pengguna sistem. Tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan teknik hybrid kriptografi AES 256 dan RSA sebagai upaya pertahanan siber pada sistem aplikasi statistik penanganan perkara TPPU dan TPPT dengan tanpa mengurangi kenyamanan pengguna sistem aplikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif ekperimen untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen (hasil) dalam kondisi yang terkendalikan. Kondisi dikendalikan agar tidak ada variabel lain yang mempengaruhi variabel dependen. Hasil penelitian proses untuk mengenkripsi file kecepatannya rata-rata 521088,2201 kB/s, kemudian proses untuk mendekripsi file rata-rata 96040,34 kB/s. Hybrid Kriptografi dapat berjalan lebih cepat memproses file data dokumen daripada Algoritma AES 128 saja. Pada penelitian terdahlu dengan metode AES 128 mengenkripsi file berukuran 5 MB membutuhkan waktu rata-rata enkripsi dan dekripsi masing-masing 60 detik dan 0,02 detik. sedangkan dengan hybrid kriptografi untuk memproses file 2,55 MB hanya memerlukan waktu 0.000669 untuk proses enkripsinya dan 0.003945 untuk proses dekripsinya. Metode Hybrid Kriptografi yaitu perpaduan antara kriptografi kunci simetrik dan kriptografi kunci asimetrik dapat memperkuat upaya pertahanan siber dari ancaman keboran data pada infrastruktur informasi vital sektor administrasi Pemerintah yang bertugas untuk mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme salah satunya pada aplikasi statistik penanganan TPPU dan TPPT.
650 4 $a Pertahanan Siber -- AES 256 -- Database -- File Dokumen -- Hybrid Kriptografi -- PPATK -- RSA
700 0 # $a Achmad Farid Wadhdi
700 0 # $a H.A. Danang Rimbawa
700 0 # $a Hendrana Tjahjadi
700 0 # $a Rinaldi Munir
700 0 # $a Yudhi Biantoro
Content Unduh katalog