| Judul | KESIAPAN SISTEM PERTAHANAN BIOLOGI DALAM MENGHADAPI POTENSI ANCAMAN PENYEBARAN SENJATA BIOLOGI DALAM RANGKA PERTAHANAN NEGARA |
| Pengarang | WAHYU SRI SETIANI Hendrana Tjahjadi Yuli Subiakto Lutfi Adin Affandi Mas Ayu Elita Hafizah Heri Budi |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023 |
| Subjek | Pertahanan Negara -- Teknologi Persenjataan -- Senjata Biologi -- Sistem Pertahanan Biologi |
| Catatan | Kerentanan penyalahgunaan agen biologi menjadi alat teror merupakan isu yang belakangan ini marak menjadi perbincangan. Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 4 Tahun 2019 berisi instruksi kepada kementerian dan lembaga terkait dalam meningkatkan kemampuan ketahanan nasional yang beberapa diantaranya diakibatkan oleh wabah penyakit, pandemi global, dan kedaruratan nubika. Namun faktanya pada saat terjadi covid-19 dikeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), hal ini menandakan bahwa peraturan yang sudah ada sebelumnya masih belum mampu untuk membangun suatu sistem pertahanan biologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ancaman penyebaran senjata biologi di Indonesia dan menganalisis sistem pertahanan biologi yang harus diperbaiki serta untuk mengetahui interoperabilitas kementerian dan lembaga terkait dalam menghadapi potensi ancaman tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi ancaman penyebaran senjata biologi di Indonesia dapat datang dari state actor maupun non-state actor. Potensi lainnya berupa penyakit zoonosis dan beberapa racun dari tumbuhan yang dapat disalahgunakan.Dalam memperbaiki sistem pertahanan biologi maka perlu dibuat peraturan khusus mengenai biosafety dan biosecurity ataupun terkait sanksi penyalahgunaan mikroorganisme menjadi senjata biologi. Dalam rangka meningkatkan interoperabilitas antar instansi maka harus dilakukan Field Training Exercise (FTX) secara rutin dalam rangka evaluasi kebijakan yang sudah dibentuk sebelumnya. Peneliti memberikan rekomendasi yaitu perlu adanya suatu divisi khusus di Kementerian Kesehatan sebagai salah satu Unsur Utama dalam pertahanan nirmiliter yang berkaitan dengan agen biologi mengingat ancaman yang datang tidak hanya berasal dari hewan (zoonosis). |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 049e1707ce92852b62545da0942a2394.pdf | 049e1707ce92852b62545da0942a2394.pdf | Baca | |
| 2 | 8254d3b1b1cf92051233de36a0fedcf6.pdf | 8254d3b1b1cf92051233de36a0fedcf6.pdf | Baca | |
| 3 | 841d734daac0c70548bdb5b7fe33b595.pdf | 841d734daac0c70548bdb5b7fe33b595.pdf | Baca | |
| 4 | 874884c7f66c881dc139d70adcb72cb0.pdf | 874884c7f66c881dc139d70adcb72cb0.pdf | Baca | |
| 5 | 4e035f6bf4d742e3522c5f71a09b0d60.pdf | 4e035f6bf4d742e3522c5f71a09b0d60.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002662 | ||
| 005 | 20260213022237 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002662 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a WAHYU SRI SETIANI |
| 245 | 1 | # | $a KESIAPAN SISTEM PERTAHANAN BIOLOGI DALAM MENGHADAPI POTENSI ANCAMAN PENYEBARAN SENJATA BIOLOGI DALAM RANGKA PERTAHANAN NEGARA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023 |
| 500 | # | # | $a Kerentanan penyalahgunaan agen biologi menjadi alat teror merupakan isu yang belakangan ini marak menjadi perbincangan. Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 4 Tahun 2019 berisi instruksi kepada kementerian dan lembaga terkait dalam meningkatkan kemampuan ketahanan nasional yang beberapa diantaranya diakibatkan oleh wabah penyakit, pandemi global, dan kedaruratan nubika. Namun faktanya pada saat terjadi covid-19 dikeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), hal ini menandakan bahwa peraturan yang sudah ada sebelumnya masih belum mampu untuk membangun suatu sistem pertahanan biologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ancaman penyebaran senjata biologi di Indonesia dan menganalisis sistem pertahanan biologi yang harus diperbaiki serta untuk mengetahui interoperabilitas kementerian dan lembaga terkait dalam menghadapi potensi ancaman tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi ancaman penyebaran senjata biologi di Indonesia dapat datang dari state actor maupun non-state actor. Potensi lainnya berupa penyakit zoonosis dan beberapa racun dari tumbuhan yang dapat disalahgunakan.Dalam memperbaiki sistem pertahanan biologi maka perlu dibuat peraturan khusus mengenai biosafety dan biosecurity ataupun terkait sanksi penyalahgunaan mikroorganisme menjadi senjata biologi. Dalam rangka meningkatkan interoperabilitas antar instansi maka harus dilakukan Field Training Exercise (FTX) secara rutin dalam rangka evaluasi kebijakan yang sudah dibentuk sebelumnya. Peneliti memberikan rekomendasi yaitu perlu adanya suatu divisi khusus di Kementerian Kesehatan sebagai salah satu Unsur Utama dalam pertahanan nirmiliter yang berkaitan dengan agen biologi mengingat ancaman yang datang tidak hanya berasal dari hewan (zoonosis). |
| 650 | 4 | $a Pertahanan Negara -- Teknologi Persenjataan -- Senjata Biologi -- Sistem Pertahanan Biologi | |
| 700 | 0 | # | $a Hendrana Tjahjadi |
| 700 | 0 | # | $a Heri Budi |
| 700 | 0 | # | $a Lutfi Adin Affandi |
| 700 | 0 | # | $a Mas Ayu Elita Hafizah |
| 700 | 0 | # | $a Yuli Subiakto |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :