| Judul | PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI ANCAMAN NONMILITER DI KAWASAN SELAT SUNDA MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR |
| Pengarang | DENI YULYADI Lukman Yudho Prakoso M. Ikhwan Syahtaria Ansori I Wayan Warka Beni Rudiawan |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Strategi Pertahanan Laut -- Poros Maritim Dunia -- Pemberdayaan Masyarakat Pesisir -- Ancaman Maritim |
| Catatan | Selat Sunda merupakan salah satu kawasan strategis yang merupakan celah sempit yang menghubungkan laut cina selatan dengan samudra hindia, Selat Sunda ini merupakan bagian dari ALKI I, dan juga Selat sunda merupakan Penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau sumatra, dan perlu di ketahui pula disini terdapat Gunung merapi aktif yakni anak Gunung Krakatau dengan potensi bencana alam, juga kawasan Selat Sunda ini dekat dengan Center of graffity (COG) pusat perkonomian dan pemerintahan dengan populasi yang padat, dikawasan selat sunda ini tentu memilki kerawanan-kerawanan diantaranya penyelundupan narkoba.Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kualitatif, dengan desain penelitian deskriptif analisis. Data didapat dari hasil wawancara, Observasi dan Study Dokumen, dengan sejumlah narasumber sebagai data primer, dan beberapa peraturan perundangan sebagai data sekunder khususnya terkait dengan pemberdayaan masyarakat pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalis dan mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat pesisir dalam upaya pencegahan dan deteksi dini ancaman nonmiliter di kawasan Selat sunda, serta menganalisis dan mendeskripsikan implementasi pemberdayaan masyarakat pesisir oleh stakeholder kemaritiman, bahwa fakta yang didapat bahwa perairan Selat Sunda memang memiliki kerawananan ancaman nonmiliter terutama penyelundupan narkoba dan masih belum optimalnya kerja sama baik pemerintah daerah, stake holder bidang kemaritiman, dalam melakukan pemberdayaan kepada masyarakat pesisir dalam upaya cegah dini. untuk itu diperlukan adanya kerja sama antara seluruh stakeholder bidang kemaritiman dengan masyarakat pesisir dalam upaya cegah dini, dengan adanya sinergitas antar stake holder bidang kemaritiman dan pelibatan masyarakat pesisir dalam menghadapi ancaman non militer di Kawasan Selat Sunda diharapkan dapat optimal dalam menjaga keamanan di laut. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 07edf63825b7a11818fb6b81122b14d4.pdf | 07edf63825b7a11818fb6b81122b14d4.pdf | Baca | |
| 2 | 0a64b08320f7355dd7cfa7ae0da200d3.pdf | 0a64b08320f7355dd7cfa7ae0da200d3.pdf | Baca | |
| 3 | 3231192f7383af0ad820065ffde12bdd.pdf | 3231192f7383af0ad820065ffde12bdd.pdf | Baca | |
| 4 | 4e6ae7f92dcde8a9bdd0b06c5595f341.pdf | 4e6ae7f92dcde8a9bdd0b06c5595f341.pdf | Baca | |
| 5 | 0871e1124c6a6edacf4d7ad8cd9b72d3.pdf | 0871e1124c6a6edacf4d7ad8cd9b72d3.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003164 | ||
| 005 | 20260211024409 | ||
| 008 | 260211################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003164 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a DENI YULYADI |
| 245 | 1 | # | $a PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI ANCAMAN NONMILITER DI KAWASAN SELAT SUNDA MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Selat Sunda merupakan salah satu kawasan strategis yang merupakan celah sempit yang menghubungkan laut cina selatan dengan samudra hindia, Selat Sunda ini merupakan bagian dari ALKI I, dan juga Selat sunda merupakan Penghubung antara Pulau Jawa dengan Pulau sumatra, dan perlu di ketahui pula disini terdapat Gunung merapi aktif yakni anak Gunung Krakatau dengan potensi bencana alam, juga kawasan Selat Sunda ini dekat dengan Center of graffity (COG) pusat perkonomian dan pemerintahan dengan populasi yang padat, dikawasan selat sunda ini tentu memilki kerawanan-kerawanan diantaranya penyelundupan narkoba.Penelitian ini menggunakan metode Penelitian kualitatif, dengan desain penelitian deskriptif analisis. Data didapat dari hasil wawancara, Observasi dan Study Dokumen, dengan sejumlah narasumber sebagai data primer, dan beberapa peraturan perundangan sebagai data sekunder khususnya terkait dengan pemberdayaan masyarakat pesisir. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalis dan mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat pesisir dalam upaya pencegahan dan deteksi dini ancaman nonmiliter di kawasan Selat sunda, serta menganalisis dan mendeskripsikan implementasi pemberdayaan masyarakat pesisir oleh stakeholder kemaritiman, bahwa fakta yang didapat bahwa perairan Selat Sunda memang memiliki kerawananan ancaman nonmiliter terutama penyelundupan narkoba dan masih belum optimalnya kerja sama baik pemerintah daerah, stake holder bidang kemaritiman, dalam melakukan pemberdayaan kepada masyarakat pesisir dalam upaya cegah dini. untuk itu diperlukan adanya kerja sama antara seluruh stakeholder bidang kemaritiman dengan masyarakat pesisir dalam upaya cegah dini, dengan adanya sinergitas antar stake holder bidang kemaritiman dan pelibatan masyarakat pesisir dalam menghadapi ancaman non militer di Kawasan Selat Sunda diharapkan dapat optimal dalam menjaga keamanan di laut. |
| 650 | 4 | $a Strategi Pertahanan Laut -- Poros Maritim Dunia -- Pemberdayaan Masyarakat Pesisir -- Ancaman Maritim | |
| 700 | 0 | # | $a Ansori |
| 700 | 0 | # | $a Beni Rudiawan |
| 700 | 0 | # | $a I Wayan Warka |
| 700 | 0 | # | $a Lukman Yudho Prakoso |
| 700 | 0 | # | $a M. Ikhwan Syahtaria |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :