Judul HUBUNGAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI WAIST HEIGHT TO RATIO SEBAGAI INDIKATOR OBESITAS TERHADAP HIPERTENSI PADA PRAJURIT TNI DI SATUAN OPERASIONAL DAN NON OPERASIONAL
Pengarang FITRIA NURUL AINI
Lila Irawati Tjahjo Widuri
Taureni Hayati
Hanifah
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Prajurit TNI -- antropometri -- Kedokteran -- Obesitas -- Hipertensi -- WHtR
Catatan Latar Belakang: Obesitas merupakan kondisi medis yang ditandai dengankelebihan akumulasi lemak tubuh. Kondisi ini merupakan salah satu faktor risikoutama hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Waist Height to Ratio(WHtR) merupakan salah satu indikator antropometri yang dapat digunakan untuk memprediksi risiko hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan WHtR sebagai indikator obesitas terhadap hipertensi pada prajurit TNI satuan operasional dannon operasional. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasionalanalitik dengan pendekatan studi cross sectional dan rancangan penelitianprospektif dan menggunakan uji non-parametrik yaitu uji Chi Square Pearson danFisher’s Exact. Serta menggunakan teknik penelitian simple random samplingdengan jumlah sampel 74 subjek. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi positif antara pengukuranWaist Height to Ratio (WHtR) dengan hipertensi pada kedua satuan tersebut,sehingga menunjukkan nilai WHtR yang tinggi berbanding lurus dengan peningkatan risiko hipertensi. Pada Uji Fisher’s Exact didapatkan p-value (twotailed) = 0,031, p-value (one-tailed) = 0,022 dengan nilai signifikan < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara indikator Waist Height to Ratio terhadap hipertensi. Analisis terhadap 74 subjek menunjukkan bahwa satuan operasionalmemiliki prevalensi obesitas, hipertensi, dan kebiasaan merokok yang lebih tinggi dibandingkan di satuan non operasional.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 029cb4b772776d5435696c2ef596a7ef.pdf 029cb4b772776d5435696c2ef596a7ef.pdf pdf Baca
2 ef988c47f97d940eaf405634f56df687.pdf ef988c47f97d940eaf405634f56df687.pdf pdf Baca
3 a01594652134ddcccd82bd76c1df4dd8.pdf a01594652134ddcccd82bd76c1df4dd8.pdf pdf Baca
4 1db66e6c723050a4bcf4b5db01fc52c3.pdf 1db66e6c723050a4bcf4b5db01fc52c3.pdf pdf Baca
5 ed33cb6116ad27f55f52a62e277b418e.pdf ed33cb6116ad27f55f52a62e277b418e.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003200
005 20260211015547
008 260211################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003200
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a FITRIA NURUL AINI
245 1 # $a HUBUNGAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI WAIST HEIGHT TO RATIO SEBAGAI INDIKATOR OBESITAS TERHADAP HIPERTENSI PADA PRAJURIT TNI DI SATUAN OPERASIONAL DAN NON OPERASIONAL
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Latar Belakang: Obesitas merupakan kondisi medis yang ditandai dengankelebihan akumulasi lemak tubuh. Kondisi ini merupakan salah satu faktor risikoutama hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Waist Height to Ratio(WHtR) merupakan salah satu indikator antropometri yang dapat digunakan untuk memprediksi risiko hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan WHtR sebagai indikator obesitas terhadap hipertensi pada prajurit TNI satuan operasional dannon operasional. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasionalanalitik dengan pendekatan studi cross sectional dan rancangan penelitianprospektif dan menggunakan uji non-parametrik yaitu uji Chi Square Pearson danFisher’s Exact. Serta menggunakan teknik penelitian simple random samplingdengan jumlah sampel 74 subjek. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi positif antara pengukuranWaist Height to Ratio (WHtR) dengan hipertensi pada kedua satuan tersebut,sehingga menunjukkan nilai WHtR yang tinggi berbanding lurus dengan peningkatan risiko hipertensi. Pada Uji Fisher’s Exact didapatkan p-value (twotailed) = 0,031, p-value (one-tailed) = 0,022 dengan nilai signifikan < 0,05. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara indikator Waist Height to Ratio terhadap hipertensi. Analisis terhadap 74 subjek menunjukkan bahwa satuan operasionalmemiliki prevalensi obesitas, hipertensi, dan kebiasaan merokok yang lebih tinggi dibandingkan di satuan non operasional.
650 4 $a Prajurit TNI -- antropometri -- Kedokteran -- Obesitas -- Hipertensi -- WHtR
700 0 # $a Hanifah
700 0 # $a Lila Irawati Tjahjo Widuri
700 0 # $a Taureni Hayati
Content Unduh katalog