Judul PENGARUH INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP JARAK LARI 12 MENIT PADA KADET MAHASISWA PRIA FKIK UNHAN RI COHORT 3 DAN 4
Pengarang RAFIF MUZAKKI
Moch. Zaelani
Mirna Albertina Wijaja
R.M. Tjahja Nurrobi
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Kedokteran -- Indeks Massa Tubuh -- Jarak Lari 12 Menit
Catatan Data obesitas pada tahun 2018 menunjukkan bahwa 1 dari 7 remaja berusia 18 tahun keatas mengalami obesitas. IMT digunakan untuk mengukur status gizi seseorang, yang dalam pengukurannya dibutuhkan data berat badan (BB) dan tinggi badan (TB). Status gizi berpengaruh dalam aktivitas fisik dan kesegaran jasmani seseorang, terutama dalam jarak lari 12 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara indeks massa tubuh terhadap jarak lari 12 menit pada kadet mahasiswa pria FKIK UNHAN RI cohort 3 dan 4. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik yang menganalisa pengaruh antara indeks massa tubuh terhadap jarak lari 12 menit. Desain Penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan sampel berjumlah 73 orang, dimana dilakukan penghimpunan data melalui pengukuran untuk indeks massa tubuh dan jarak lari 12 menit. Hipotesis diuji menggunakan analisis chisquare dengan alternatif uji fisher. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan responden dengan IMT normal (66 kadet atau 90,4%) dan IMT gemuk (7 kadet atau 9,6% IMT gemuk), sedangkan untuk jarak lari 12 menit didapatkan kadet dengan jarak lari baik (39 kadet atau 53,4%) dan jarak lari kurang (34 kadet atau 46,6%). Berdasarkan hasil analisis data terdapat pengaruh yang signifikan antara IMT terhadap jarak lari 12 menit pada kadet mahasiswa pria FKIK Unhan RI cohort 3 dan 4 (P = 0,045).
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 2b92f2120d9c4d1e0a80091cf0f24a1f.pdf 2b92f2120d9c4d1e0a80091cf0f24a1f.pdf pdf Baca
2 51ecf4fb83156ff915c1564abe337b1c.pdf 51ecf4fb83156ff915c1564abe337b1c.pdf pdf Baca
3 cc463984cd6666305e3f55dcf0f22145.pdf cc463984cd6666305e3f55dcf0f22145.pdf pdf Baca
4 bd493e1e443ee2d6366249cc9c3f701a.pdf bd493e1e443ee2d6366249cc9c3f701a.pdf pdf Baca
5 b27fe3946c93f0bddd195c25dc4c5ad7.pdf b27fe3946c93f0bddd195c25dc4c5ad7.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003238
005 20260211020908
008 260211################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003238
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a RAFIF MUZAKKI
245 1 # $a PENGARUH INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP JARAK LARI 12 MENIT PADA KADET MAHASISWA PRIA FKIK UNHAN RI COHORT 3 DAN 4
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Data obesitas pada tahun 2018 menunjukkan bahwa 1 dari 7 remaja berusia 18 tahun keatas mengalami obesitas. IMT digunakan untuk mengukur status gizi seseorang, yang dalam pengukurannya dibutuhkan data berat badan (BB) dan tinggi badan (TB). Status gizi berpengaruh dalam aktivitas fisik dan kesegaran jasmani seseorang, terutama dalam jarak lari 12 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara indeks massa tubuh terhadap jarak lari 12 menit pada kadet mahasiswa pria FKIK UNHAN RI cohort 3 dan 4. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik yang menganalisa pengaruh antara indeks massa tubuh terhadap jarak lari 12 menit. Desain Penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan sampel berjumlah 73 orang, dimana dilakukan penghimpunan data melalui pengukuran untuk indeks massa tubuh dan jarak lari 12 menit. Hipotesis diuji menggunakan analisis chisquare dengan alternatif uji fisher. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan responden dengan IMT normal (66 kadet atau 90,4%) dan IMT gemuk (7 kadet atau 9,6% IMT gemuk), sedangkan untuk jarak lari 12 menit didapatkan kadet dengan jarak lari baik (39 kadet atau 53,4%) dan jarak lari kurang (34 kadet atau 46,6%). Berdasarkan hasil analisis data terdapat pengaruh yang signifikan antara IMT terhadap jarak lari 12 menit pada kadet mahasiswa pria FKIK Unhan RI cohort 3 dan 4 (P = 0,045).
650 4 $a Kedokteran -- Indeks Massa Tubuh -- Jarak Lari 12 Menit
700 0 # $a Mirna Albertina Wijaja
700 0 # $a Moch. Zaelani
700 0 # $a R.M. Tjahja Nurrobi
Content Unduh katalog
 
Karya Terkait :
HUBUNGAN LINGKAR LENGAN ATAS DENGAN NILAI KESEGARAN JASMANI B (PUSH UP) KADET MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS PERTAHANAN ANGKATAN KETIGA TAHUN 2023 HUBUNGAN LATIHAN NAPAS MERPATI PUTIH TERHADAP HASIL TES KESAMAPTAAN JASMANI LARI 12 MENIT PADA KADET MAHASISWA S1 UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA ANGKATAN KE-3 TAHUN 2023 HUBUNGAN ANTARA PANJANG EKSTREMITAS BAWAH KADET MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS PERTAHANAN RI COHORT 2 DAN 3 DENGAN NILAI KEBUGARAN JASMANI SHUTTLE RUN TAHUN 2023 HUBUNGAN ANTROPOMETRI EKSTREMITAS BAWAH (PANJANG TUNGKAI) DENGAN JARAK LARI 12 MENIT PADA KADET MAHASIWA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN COHORT 3 UNIVERSITAS PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA GAMBARAN FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI KEJADIAN STROKE PADA ANGGOTA TNI DI RUMAH SAKIT TINGKAT II MOH. RIDWAN MEURAKSA PERIODE 2019-2023 Show More