Judul STUDI PERBANDINGAN GERAKAN SEPARATISME REPUBLIK MALUKU SELATAN DAN ORGANISASI PAPUA MERDEKA SEBAGAI ANCAMAN KEDAULATAN INDONESIA
Pengarang HUSNI MUBARAK RAHARUSUN
Sunarko
Rudy Sutanto
M. Afifudin
Triyoga Budi Prasetyo
Fauzia G Cempaka Timur
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Peperangan Asimetris -- Separatisme -- Republik Maluku Selatan -- Organisasi Papua Merdeka -- Ancaman Kedaulatan
Catatan Separatisme merupakan salah satu isu yang berpotensi menjadi ancaman keamanan nasional maupun internasional. Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan contoh dari beberapa kasus separatisme yang pernah terjadi di Indonesia. Permasalahan penelitian yaitu tentang perkembangan gerakan RMS dan OPM, serta ancaman yang dilahirkan oleh kedua gerakan tersebut, dan penanganan terhadap kedua gerakan ini. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis persamaan dan perbedaan gerakan RMS dan OPM, maupun ancaman dan dampak yang dilahirkan oleh kedua gerakan tersebut, serta menganalisa penanganan RMS dan OPM sebagai penguatan kedaulatan negara. Penelitian ini menggunakan metode komparatif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, pertama dari segi persamaan dari kedua gerakan ini ada dalam aspek diplomasi, advokasi, dan demonstrasi. Namun yang membedakannya adalah OPM masih menggunakan aksi bersenjata dan diplomasi internasionalnya lebih mendominasi dibandingkan RMS. Kedua, ancaman yang dilahirkan oleh kedua kelompok tersebut terhadap Indonesia terlihat berbeda, yakni intensitas ancaman OPM lebih tinggi jika dibandingkan RMS. Namun karena RMS merupakan kelompok separatis sehingga masih menjadi ancaman potensial yang pada waktu-waktu tertentu dapat menjadi ancaman terhadap kedaulatan Indonesia. Dan dalam penanganannya, pemerintah hanya memiliki dua pilihan, yakni melepaskan Maluku dan Papua sebagaimana klaim sejarah dan perbedaan nasionalisme, atau berkonsenterasi dalam menangani dengan menggunakan berbagai metode penanganan. Kesimpulan, terdapat kesamaan motivas RMS dan OPM, namun perbedaannya terletak pada aspek metode, sedangkan dalam aspek ancaman, OPM melahirkan ancaman lebih besar dibandingkan RMS, namun RMS masih tetap menjadi ancaman potensial. Sementara penanganan, diperlukan berbagai metode untuk menangani ancaman RMS dan OPM.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 3ad5f62601f9cf9193f5f35aa20a04a6.pdf 3ad5f62601f9cf9193f5f35aa20a04a6.pdf pdf Baca
2 ca31da73395f7a62b4b2d51b9190cf04.pdf ca31da73395f7a62b4b2d51b9190cf04.pdf pdf Baca
3 88dceab9988cadbc41e37c64774f1099.pdf 88dceab9988cadbc41e37c64774f1099.pdf pdf Baca
4 50a312c98c6b227fac951fcc2b2e49fe.pdf 50a312c98c6b227fac951fcc2b2e49fe.pdf pdf Baca
5 c07ee71ae014b655789a05e39df13416.pdf c07ee71ae014b655789a05e39df13416.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003244
005 20260211115922
008 260211################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003244
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a HUSNI MUBARAK RAHARUSUN
245 1 # $a STUDI PERBANDINGAN GERAKAN SEPARATISME REPUBLIK MALUKU SELATAN DAN ORGANISASI PAPUA MERDEKA SEBAGAI ANCAMAN KEDAULATAN INDONESIA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Separatisme merupakan salah satu isu yang berpotensi menjadi ancaman keamanan nasional maupun internasional. Republik Maluku Selatan (RMS) dan Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan contoh dari beberapa kasus separatisme yang pernah terjadi di Indonesia. Permasalahan penelitian yaitu tentang perkembangan gerakan RMS dan OPM, serta ancaman yang dilahirkan oleh kedua gerakan tersebut, dan penanganan terhadap kedua gerakan ini. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis persamaan dan perbedaan gerakan RMS dan OPM, maupun ancaman dan dampak yang dilahirkan oleh kedua gerakan tersebut, serta menganalisa penanganan RMS dan OPM sebagai penguatan kedaulatan negara. Penelitian ini menggunakan metode komparatif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini, pertama dari segi persamaan dari kedua gerakan ini ada dalam aspek diplomasi, advokasi, dan demonstrasi. Namun yang membedakannya adalah OPM masih menggunakan aksi bersenjata dan diplomasi internasionalnya lebih mendominasi dibandingkan RMS. Kedua, ancaman yang dilahirkan oleh kedua kelompok tersebut terhadap Indonesia terlihat berbeda, yakni intensitas ancaman OPM lebih tinggi jika dibandingkan RMS. Namun karena RMS merupakan kelompok separatis sehingga masih menjadi ancaman potensial yang pada waktu-waktu tertentu dapat menjadi ancaman terhadap kedaulatan Indonesia. Dan dalam penanganannya, pemerintah hanya memiliki dua pilihan, yakni melepaskan Maluku dan Papua sebagaimana klaim sejarah dan perbedaan nasionalisme, atau berkonsenterasi dalam menangani dengan menggunakan berbagai metode penanganan. Kesimpulan, terdapat kesamaan motivas RMS dan OPM, namun perbedaannya terletak pada aspek metode, sedangkan dalam aspek ancaman, OPM melahirkan ancaman lebih besar dibandingkan RMS, namun RMS masih tetap menjadi ancaman potensial. Sementara penanganan, diperlukan berbagai metode untuk menangani ancaman RMS dan OPM.
650 4 $a Peperangan Asimetris -- Separatisme -- Republik Maluku Selatan -- Organisasi Papua Merdeka -- Ancaman Kedaulatan
700 0 # $a Fauzia G Cempaka Timur
700 0 # $a M. Afifudin
700 0 # $a Rudy Sutanto
700 0 # $a Sunarko
700 0 # $a Triyoga Budi Prasetyo
Content Unduh katalog