| Judul | IMPLEMENTASI BELA NEGARA AWAK PENERBANGAN MASKAPAI PENERBANGAN SIPIL GARUDA INDONESIA AIRLINES DARI PERSPEKTIF DIPLOMASI PERTAHANAN |
| Pengarang | Kusmayadi Fransisca Ratna Ayu Pratiwi Koesnadi Kardi Setyo Harnowo Wibisono Poespitohadi Moch. Rofiq |
| Penerbitan | Bogor Universitas Pertahanan Republik Indonesia 2016 |
| Subjek | Bela Negara -- diplomasi pertahanan -- Awak Penerbangan |
| Catatan | Transportasi merupakan sarana yang sangat penting dan strategis. Salah satu transportasi penerbangan sipil yang memiliki peranan menunjukkan citra Indonesia di mata internasional adalah Garuda Indonesia Airlines, dan menjadi alat transportasi masuknya masyarakat asing atau mancanegara ke Indonesia sehingga banyak potensi ancaman militer maupun nonmiliter. Untuk mengantisipasi ancaman tersebut maka awak penerbangan harus memiliki nasionalisme dan bela negara. Disain penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah data primer melalui wawancara, kuesioner dan observasi. Narasumber penyebaran kuesioner adalah pilot dan pramugari Garuda Indonesia Airlines. Narasumber wawancara adalah Kepala Flight Operation, Kepala Learning and Development, Kepala Cabin Services, Pilot/Purser/Pramugari Senior, Pakar dan Akademik Bela Negara Pelaksanaan pertahanan negara untuk maskapai sipil awak pesawat Garuda Indonesia Airlines dari perspektif diplomasi pertahanan telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dalam sikap awak penerbangan yang menunjukkan patriotisme mereka, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa, rela berkorban untuk bangsa dan kemampuan awal bela negara. Hal ini juga dapat dilihat pada traing mereka untuk meningkatkan nasionalisme mereka. Hambatan implementasi merupakan ciri khas dari budaya negara lain, ancaman ideologi dan lain-lain |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | e1a1dc950a8ed381a8e0ffeef05ba878.pdf | e1a1dc950a8ed381a8e0ffeef05ba878.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T1243 | T.13.16.007 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Ruang Referensi Perpustakaan Universitas Pertahanan | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002307 | ||
| 005 | 20251212103951 | ||
| 008 | 251212||||||||| | ||| |||| || | | ||
| 035 | 0010-1225002307 | ||
| 041 | $a id | ||
| 082 | 0 | $a NONE | |
| 090 | $a T.13.16.007 | ||
| 100 | 0 | $a Kusmayadi | |
| 245 | 0 | 0 | $a IMPLEMENTASI BELA NEGARA AWAK PENERBANGAN MASKAPAI PENERBANGAN SIPIL GARUDA INDONESIA AIRLINES DARI PERSPEKTIF DIPLOMASI PERTAHANAN |
| 260 | $a Bogor $b Universitas Pertahanan Republik Indonesia $c 2016 | ||
| 500 | $a Transportasi merupakan sarana yang sangat penting dan strategis. Salah satu transportasi penerbangan sipil yang memiliki peranan menunjukkan citra Indonesia di mata internasional adalah Garuda Indonesia Airlines, dan menjadi alat transportasi masuknya masyarakat asing atau mancanegara ke Indonesia sehingga banyak potensi ancaman militer maupun nonmiliter. Untuk mengantisipasi ancaman tersebut maka awak penerbangan harus memiliki nasionalisme dan bela negara. Disain penelitian adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah data primer melalui wawancara, kuesioner dan observasi. Narasumber penyebaran kuesioner adalah pilot dan pramugari Garuda Indonesia Airlines. Narasumber wawancara adalah Kepala Flight Operation, Kepala Learning and Development, Kepala Cabin Services, Pilot/Purser/Pramugari Senior, Pakar dan Akademik Bela Negara Pelaksanaan pertahanan negara untuk maskapai sipil awak pesawat Garuda Indonesia Airlines dari perspektif diplomasi pertahanan telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini dapat dilihat dalam sikap awak penerbangan yang menunjukkan patriotisme mereka, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa, rela berkorban untuk bangsa dan kemampuan awal bela negara. Hal ini juga dapat dilihat pada traing mereka untuk meningkatkan nasionalisme mereka. Hambatan implementasi merupakan ciri khas dari budaya negara lain, ancaman ideologi dan lain-lain | ||
| 650 | 0 | $a Bela Negara -- diplomasi pertahanan -- Awak Penerbangan | |
| 700 | 0 | $a Fransisca Ratna Ayu Pratiwi | |
| 700 | 0 | $a Koesnadi Kardi | |
| 700 | 0 | $a Moch. Rofiq | |
| 700 | 0 | $a Setyo Harnowo | |
| 700 | 0 | $a Wibisono Poespitohadi |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :