Judul KEBIJAKAN PERTAHANAN DALAM PEMBANGUNAN KAPAL SELAM OLEH INDUSTRI PERTAHANAN NASIONAL GUNA MENDUKUNG STRATEGI PERTAHANAN LAUT
Pengarang PITYAS DATWURINA
I Wayan Warka
Agus Adriyanto
Harjo Susmoro
Rudy Susanto
Lukman Yudho Prakoso
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Strategi Pertahanan Laut -- Kebijakan Pertahanan -- Potensi Ancaman -- Pembangunan Kapal Selam
Catatan Potensi ancaman yang ada di Perairan Indonesia semakin multidimensional. Ancaman ini dipengaruh oleh dinamika lingkungan strategis khususnya di IndoPasifik,serta dihadapkan pada fakta bahwa Indonesia adalah negara yang 2/3 wilayahnya adalah lautan. Perairan Indonesia juga memiliki 3 ALKI dan 4 chock points strategis, serta berada di jantung Kawasan Asia-Pasifik. Selain itu perairan Indonesia di dominasi laut dalam sehingga sangat ideal untuk operasi Kapal selam. Kapal selam merupakan alutsista Angkatan Laut yang sangat strategis dan berperan memberikan efek penangkalan atau deterrence. Asia telah menjadi gambaran nyata Kawasan dengan proloferasi kapal selam terbesar di dunia. Namun jika melihat kekuatan dan kemampuan kapal selam Indonesia, 4 kapal selam masih jauh dari ideal jika dibandingkan dengan luas wilayah yang harus di cover. Upaya meningkatkan kekuatan dan kemampuan kapal selam Indonesia dapat dilihat dari kebijakan terbaru Kerjasama antara Indonesia dan Korea Selatan dalam membangun kapal selam Nagapasa Class. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak evaluasi dan kurang tepat sasaran. Indonesia perlu memiliki kebijakan pembangunan kapal selam yang spesifik, dan jangka panjang. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif fenomenologi, dan data didapatkan dari wawancara, observasi, dan studi pustaka. Penelitian ini menganalisis potensi ancaman ke depan dilanjutkan dengan analisis kebijakan pertahanan dalam pembangunan kapal selam melalui kerangka input-proses-output. Hasil penelitian ini menunjukkan kebijakan pertahanan dalam membangun kekuatan kapal selam Indonesia sangat dipengaruhi oleh faktor persepsi ancaman oleh elit politik pengambil kebijakan pertahanan, political will, dan leadership. Saran dari penelitian ini bahwa perlu upaya untuk menyatukan persepsi ancaman para pengambil keputusan, sehingga kebijakan diwujudkan melalui political will dan leadership.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 5a9378429a359ef1b5f88e3965ec9bd5.pdf 5a9378429a359ef1b5f88e3965ec9bd5.pdf pdf Baca
2 b10a55e94f54412bd625ddfa4d50a08b.pdf b10a55e94f54412bd625ddfa4d50a08b.pdf pdf Baca
3 1446f25cb2f3e3ecfed6bb2f76ae90e3.pdf 1446f25cb2f3e3ecfed6bb2f76ae90e3.pdf pdf Baca
4 6d991750dc39061cf99f2f9d5f6fa178.pdf 6d991750dc39061cf99f2f9d5f6fa178.pdf pdf Baca
5 a08a5ab1312d960800eaa50a1fc8bbef.pdf a08a5ab1312d960800eaa50a1fc8bbef.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002645
005 20260213023002
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002645
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a PITYAS DATWURINA
245 1 # $a KEBIJAKAN PERTAHANAN DALAM PEMBANGUNAN KAPAL SELAM OLEH INDUSTRI PERTAHANAN NASIONAL GUNA MENDUKUNG STRATEGI PERTAHANAN LAUT
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Potensi ancaman yang ada di Perairan Indonesia semakin multidimensional. Ancaman ini dipengaruh oleh dinamika lingkungan strategis khususnya di IndoPasifik,serta dihadapkan pada fakta bahwa Indonesia adalah negara yang 2/3 wilayahnya adalah lautan. Perairan Indonesia juga memiliki 3 ALKI dan 4 chock points strategis, serta berada di jantung Kawasan Asia-Pasifik. Selain itu perairan Indonesia di dominasi laut dalam sehingga sangat ideal untuk operasi Kapal selam. Kapal selam merupakan alutsista Angkatan Laut yang sangat strategis dan berperan memberikan efek penangkalan atau deterrence. Asia telah menjadi gambaran nyata Kawasan dengan proloferasi kapal selam terbesar di dunia. Namun jika melihat kekuatan dan kemampuan kapal selam Indonesia, 4 kapal selam masih jauh dari ideal jika dibandingkan dengan luas wilayah yang harus di cover. Upaya meningkatkan kekuatan dan kemampuan kapal selam Indonesia dapat dilihat dari kebijakan terbaru Kerjasama antara Indonesia dan Korea Selatan dalam membangun kapal selam Nagapasa Class. Namun dalam pelaksanaannya masih banyak evaluasi dan kurang tepat sasaran. Indonesia perlu memiliki kebijakan pembangunan kapal selam yang spesifik, dan jangka panjang. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif fenomenologi, dan data didapatkan dari wawancara, observasi, dan studi pustaka. Penelitian ini menganalisis potensi ancaman ke depan dilanjutkan dengan analisis kebijakan pertahanan dalam pembangunan kapal selam melalui kerangka input-proses-output. Hasil penelitian ini menunjukkan kebijakan pertahanan dalam membangun kekuatan kapal selam Indonesia sangat dipengaruhi oleh faktor persepsi ancaman oleh elit politik pengambil kebijakan pertahanan, political will, dan leadership. Saran dari penelitian ini bahwa perlu upaya untuk menyatukan persepsi ancaman para pengambil keputusan, sehingga kebijakan diwujudkan melalui political will dan leadership.
650 4 $a Strategi Pertahanan Laut -- Kebijakan Pertahanan -- Potensi Ancaman -- Pembangunan Kapal Selam
700 0 # $a Agus Adriyanto
700 0 # $a Harjo Susmoro
700 0 # $a I Wayan Warka
700 0 # $a Lukman Yudho Prakoso
700 0 # $a Rudy Susanto
Content Unduh katalog