Judul ANALISIS KOMPOSIT LAMINA SERAT BAMBU PVAC(POLYVYNIL ACETATE) SEBAGAI BODY ARMOUR
Pengarang Bondan Tiara Sofyan
Mas Ayu Elita Hafizah
R. Djoko Andreas Navalino
Meykel Manawan
Ade Bagja
ROSIHAN RAMIN
EDISI Tesis
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Deskripsi Fisik 30 cm
Subjek Teknologi Daya Gerak -- Serat bambu -- Polyvynil Acetate -- Plat Lamina -- Body Amour -- Balistik
Catatan Teknologi dalam bidang militer menghasilkan persenjataan yang semakin mematikan, hal itu menuntut pengembangan pelindung yang dapat menahan impak peluru pada kendaraan tempur maupun untuk manusia. Dibutuhkan material dengan kekuatan yang tinggi tetapi dengan bobot yang ringan, salah satunya adalah komposit serat bambu, khususnya bambu apus/tali (Gigantochloa apus). Penelitian ini mempelajari karakteristik bambu apus dan kinerjanya sebagai komposit lamina dengan perekat Polyvynil Acetate (PVAC). Metode penelitian yang dilakukan terdiri dari dua pengujian, yaitu pengujian statis (uji tarik, uji tekan, uji geser) dan uji balistik sebagai body armour dalam bentuk plat lamina untuk menahan pembebanan impak berkecepatan tinggi dari peluru kaliber 9x19mm dengan menggunakan standar ISO 22157:2019. Plat lamina bambu yang diuji balistik dibuat dengan cara merekatkan batangan bambu berukuran 400x15x6mm hingga membentuk sebuah pelat 400x400 mm dengan ketebalan 4 lapis dan urutan penumpukan simetri [0/90/90/0], serta ketebalan 8 lapis dengan urutan penumpukan simetri [0/90/90/0/0/90/90/0]. Pengeleman antar batang bambu menggunakan adesif PVAC (Polyvynil Acetate). Uji balistik menggunakan standar NIJ 0101.06 dengan peluru berkaliber 9x19mm yang ditembakkan dari senjata G2 Elite buatan PT. Pindad pada jarak tembak 10 meter. Hasil penelitian uji tekan searah serat bambu adalah antara 36,63 Mpa-50,26 Mpa, hal ini menunjukkan bahwa pengujian tersebut masih didalam rentang referensi sebesar 30 Mpa - 50 Mpa. Hasil uji balistik pelat komposit uji sebanyak 4 lapis tidak dapat menahan peluru, sementara pelat komposit uji 8lapis mampu menahan inpak peluru dengan kerusakan 64%.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 acf7bbbf785e379b7036a8b6198a93b4.pdf acf7bbbf785e379b7036a8b6198a93b4.pdf pdf Baca
2 e255c83abc8e7993cfce8d607ba7183e.pdf e255c83abc8e7993cfce8d607ba7183e.pdf pdf Baca
3 0b6f5aef1b9f2f63b9e896fb283abb64.pdf 0b6f5aef1b9f2f63b9e896fb283abb64.pdf pdf Baca
4 e3a464bc8e5f7f9c43e90c545a796263.pdf e3a464bc8e5f7f9c43e90c545a796263.pdf pdf Baca
5 efd13c7fa240ffd3c986bbbea588029d.pdf efd13c7fa240ffd3c986bbbea588029d.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
1 T.44.22.009 T.44.22.009 Dapat dipinjam Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba Tersedia -
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002754
005 20260213082125
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002754
041 $a id
082 # # $a T.44.
090 $a T.44.22.009
100 0 # $a Bondan Tiara Sofyan
245 1 # $a ANALISIS KOMPOSIT LAMINA SERAT BAMBU PVAC(POLYVYNIL ACETATE) SEBAGAI BODY ARMOUR
250 # # $a Tesis
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
300 # # $a 30 cm
500 # # $a Teknologi dalam bidang militer menghasilkan persenjataan yang semakin mematikan, hal itu menuntut pengembangan pelindung yang dapat menahan impak peluru pada kendaraan tempur maupun untuk manusia. Dibutuhkan material dengan kekuatan yang tinggi tetapi dengan bobot yang ringan, salah satunya adalah komposit serat bambu, khususnya bambu apus/tali (Gigantochloa apus). Penelitian ini mempelajari karakteristik bambu apus dan kinerjanya sebagai komposit lamina dengan perekat Polyvynil Acetate (PVAC). Metode penelitian yang dilakukan terdiri dari dua pengujian, yaitu pengujian statis (uji tarik, uji tekan, uji geser) dan uji balistik sebagai body armour dalam bentuk plat lamina untuk menahan pembebanan impak berkecepatan tinggi dari peluru kaliber 9x19mm dengan menggunakan standar ISO 22157:2019. Plat lamina bambu yang diuji balistik dibuat dengan cara merekatkan batangan bambu berukuran 400x15x6mm hingga membentuk sebuah pelat 400x400 mm dengan ketebalan 4 lapis dan urutan penumpukan simetri [0/90/90/0], serta ketebalan 8 lapis dengan urutan penumpukan simetri [0/90/90/0/0/90/90/0]. Pengeleman antar batang bambu menggunakan adesif PVAC (Polyvynil Acetate). Uji balistik menggunakan standar NIJ 0101.06 dengan peluru berkaliber 9x19mm yang ditembakkan dari senjata G2 Elite buatan PT. Pindad pada jarak tembak 10 meter. Hasil penelitian uji tekan searah serat bambu adalah antara 36,63 Mpa-50,26 Mpa, hal ini menunjukkan bahwa pengujian tersebut masih didalam rentang referensi sebesar 30 Mpa - 50 Mpa. Hasil uji balistik pelat komposit uji sebanyak 4 lapis tidak dapat menahan peluru, sementara pelat komposit uji 8lapis mampu menahan inpak peluru dengan kerusakan 64%.
650 4 $a Teknologi Daya Gerak -- Serat bambu -- Polyvynil Acetate -- Plat Lamina -- Body Amour -- Balistik
700 0 # $a Ade Bagja
700 0 # $a Mas Ayu Elita Hafizah
700 0 # $a Meykel Manawan
700 0 # $a R. Djoko Andreas Navalino
700 0 # $a ROSIHAN RAMIN
Content Unduh katalog