| Judul | IMPLEMENTASI VOLUNTARY VULNERABILITY DISCLOSURE PROGRAM BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN SIBER TAHUN 2018 - 2020 |
| Pengarang | ISHAK FARID Suhirwan Ahmad G Dohamid Fauzia Gustarina Cempaka Timur Rudy Sutanto A.H S Reksoprodjo |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023 |
| Subjek | strategi pertahanan -- Peperangan Asimetris -- Ancaman Siber -- Voluntary Vulnerability Disclosure Program |
| Catatan | Banyaknya jumlah serangan siber dan adanya kesenjangan sumber daya manusia yang memahami keamanan siber semakin meningkatkan ancaman terhadap pertahanan dan keamanan siber. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai institusi yang menjadi leading sector dibidang keamanan siber merupakan komponen utama dalam pertahanan siber Indonesia. Pada tahun 2018 BSSN meluncurkan Voluntary Vulnerability Disclosure Program (VVDP) dengan tujuan memberikan ruang kepada masyarakat untuk berperan dalam mengatasi ancaman siber, namun pada tahun 2020 program ini dihentikan sementara. Peneliti mengkaji implementasi program VVDP BSSN dalam mengahadapi ancaman siber. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ruang lingkup program yang terlalu luas, dukungan anggaran serta sarana dan prasarana menjadi faktor yang mempengaruhi implementasi program VVDP. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor pendukung implementasi program VVDP BSSN yaitu kewenangan yang dimiliki oleh BSSN, dukungan dari pimpinan serta antusiasme masyarakat dalam menjalankan program ini sedang faktor penghambat yaitu undang-undang informasi dan transaksi elektronik, struktur organisasi yang belum efektif serta adanya pandemi covid 19. Adapun strategi BSSN dalam implementasi VVDP yaitu melalui pembentukan aturan penyelenggaraan, peningkatan kerjasama dengan penyelenggara sistem elektronik, dan membangun platform VVDP. Rekomendasi yang diajukan yaitu BSSN melakukan pembinaan terhadap peserta program VVDP dengan fokus pada bela negara dan penguatan kemampuan dukungan penyelenggaraan pertahanan negara. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | efb95ac5fd14fc353f606f70be98fe68.pdf | efb95ac5fd14fc353f606f70be98fe68.pdf | Baca | |
| 2 | a02cb653a7ac82497a674251cdf5fdea.pdf | a02cb653a7ac82497a674251cdf5fdea.pdf | Baca | |
| 3 | 47a6d9b18524c57db027940add353ae1.pdf | 47a6d9b18524c57db027940add353ae1.pdf | Baca | |
| 4 | c3813dc217ed03ff944833adbac37299.pdf | c3813dc217ed03ff944833adbac37299.pdf | Baca | |
| 5 | 710062e5176efcf7413198b3f76e6279.pdf | 710062e5176efcf7413198b3f76e6279.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000002768 | ||
| 005 | 20260213090616 | ||
| 008 | 260213################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225002768 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a ISHAK FARID |
| 245 | 1 | # | $a IMPLEMENTASI VOLUNTARY VULNERABILITY DISCLOSURE PROGRAM BADAN SIBER DAN SANDI NEGARA DALAM MENGHADAPI ANCAMAN SIBER TAHUN 2018 - 2020 |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023 |
| 500 | # | # | $a Banyaknya jumlah serangan siber dan adanya kesenjangan sumber daya manusia yang memahami keamanan siber semakin meningkatkan ancaman terhadap pertahanan dan keamanan siber. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai institusi yang menjadi leading sector dibidang keamanan siber merupakan komponen utama dalam pertahanan siber Indonesia. Pada tahun 2018 BSSN meluncurkan Voluntary Vulnerability Disclosure Program (VVDP) dengan tujuan memberikan ruang kepada masyarakat untuk berperan dalam mengatasi ancaman siber, namun pada tahun 2020 program ini dihentikan sementara. Peneliti mengkaji implementasi program VVDP BSSN dalam mengahadapi ancaman siber. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ruang lingkup program yang terlalu luas, dukungan anggaran serta sarana dan prasarana menjadi faktor yang mempengaruhi implementasi program VVDP. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor pendukung implementasi program VVDP BSSN yaitu kewenangan yang dimiliki oleh BSSN, dukungan dari pimpinan serta antusiasme masyarakat dalam menjalankan program ini sedang faktor penghambat yaitu undang-undang informasi dan transaksi elektronik, struktur organisasi yang belum efektif serta adanya pandemi covid 19. Adapun strategi BSSN dalam implementasi VVDP yaitu melalui pembentukan aturan penyelenggaraan, peningkatan kerjasama dengan penyelenggara sistem elektronik, dan membangun platform VVDP. Rekomendasi yang diajukan yaitu BSSN melakukan pembinaan terhadap peserta program VVDP dengan fokus pada bela negara dan penguatan kemampuan dukungan penyelenggaraan pertahanan negara. |
| 650 | 4 | $a strategi pertahanan -- Peperangan Asimetris -- Ancaman Siber -- Voluntary Vulnerability Disclosure Program | |
| 700 | 0 | # | $a A.H S Reksoprodjo |
| 700 | 0 | # | $a Ahmad G Dohamid |
| 700 | 0 | # | $a Fauzia Gustarina Cempaka Timur |
| 700 | 0 | # | $a Rudy Sutanto |
| 700 | 0 | # | $a Suhirwan |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :