| Judul | PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, POPULASI PENDUDUK, NERACA PERDAGANGAN, PENGANGGURAN, DAN INFLASI TERHADAP PENGELUARAN MILITER NEGARA ANGGOTA ASEAN |
| Pengarang | RATIH RACHMA KURNIA Haetami Hikmat Zakky Almubaroq Djamarel Hermanto Muliahadi Tumanggor Guntur Eko Saputro |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Pertumbuhan Ekonomi -- ASEAN -- Pengeluaran Militer -- Ekonomi Pertahanan -- Inflasi -- Pengangguran -- Neraca Perdagangan -- Populasi Penduduk |
| Catatan | Perkembangan lingkungan strategis dan gejolak geopolik dunia menyebabkan aspek pertahanan dan stabilitas nasional penting untuk dibicarakan sehingga suatu negara siap menghadapi ancaman dengan memperhitungkan biaya kesempatan dari pertahanan dan ekonomi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari pertumbuhan ekonomi, populasi penduduk, neraca perdagangan, pengangguran, dan inflasi terhadap pengeluaran militer negara anggota ASEAN periode 2012-2021. Metode yang digunakan yaitu pendekatan penelitian kuantitatif dengan model regresi linier berganda data panel menggunakan software Eviews 12. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi di laman resmi yang telah dipublikasikan pada website WorldBank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran militer namun populasi penduduk dan neraca perdagangan berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran militer negara anggota ASEAN dengan sensitivitas tertinggi yaitu Brunei Darussalam sebesar 2.95 dan Thailand sebesar 2.19, dan yang terendah yaitu Indonesia sebesar -1,51, dan Filipina sebesar -3.41. Dari hasil penelitian menjelaskan bahwa kondisi ekonomi mempengaruhi pengeluaran militer sehingga diperlukan upaya stabilisasi antara pertahanan dan ekonomi (gun vs butter) meliputi perencanaan anggaran militer yang mempertimbangkan kebutuhan, perkembangan lingkungan strategis, dan kemampuan ekonomi negara serta evaluasi pada kebutuhan pertahanan dan pengeluaran militer dikelola dengan akuntabilitas dan transparansi. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | cbd11e500f3217312d64a90eb0bf6396.pdf | cbd11e500f3217312d64a90eb0bf6396.pdf | Baca | |
| 2 | 1bcd813e772899db6e86f146e9703f58.pdf | 1bcd813e772899db6e86f146e9703f58.pdf | Baca | |
| 3 | 91afc15a14e20f8a84a5e008d5db1838.pdf | 91afc15a14e20f8a84a5e008d5db1838.pdf | Baca | |
| 4 | 27a34586c26f651355f4fd65235dcc65.pdf | 27a34586c26f651355f4fd65235dcc65.pdf | Baca | |
| 5 | fa33f7d3a20455e4e58bdeda771d83ec.pdf | fa33f7d3a20455e4e58bdeda771d83ec.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003018 | ||
| 005 | 20260212111029 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003018 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a RATIH RACHMA KURNIA |
| 245 | 1 | # | $a PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, POPULASI PENDUDUK, NERACA PERDAGANGAN, PENGANGGURAN, DAN INFLASI TERHADAP PENGELUARAN MILITER NEGARA ANGGOTA ASEAN |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Perkembangan lingkungan strategis dan gejolak geopolik dunia menyebabkan aspek pertahanan dan stabilitas nasional penting untuk dibicarakan sehingga suatu negara siap menghadapi ancaman dengan memperhitungkan biaya kesempatan dari pertahanan dan ekonomi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari pertumbuhan ekonomi, populasi penduduk, neraca perdagangan, pengangguran, dan inflasi terhadap pengeluaran militer negara anggota ASEAN periode 2012-2021. Metode yang digunakan yaitu pendekatan penelitian kuantitatif dengan model regresi linier berganda data panel menggunakan software Eviews 12. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi di laman resmi yang telah dipublikasikan pada website WorldBank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran militer namun populasi penduduk dan neraca perdagangan berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran militer negara anggota ASEAN dengan sensitivitas tertinggi yaitu Brunei Darussalam sebesar 2.95 dan Thailand sebesar 2.19, dan yang terendah yaitu Indonesia sebesar -1,51, dan Filipina sebesar -3.41. Dari hasil penelitian menjelaskan bahwa kondisi ekonomi mempengaruhi pengeluaran militer sehingga diperlukan upaya stabilisasi antara pertahanan dan ekonomi (gun vs butter) meliputi perencanaan anggaran militer yang mempertimbangkan kebutuhan, perkembangan lingkungan strategis, dan kemampuan ekonomi negara serta evaluasi pada kebutuhan pertahanan dan pengeluaran militer dikelola dengan akuntabilitas dan transparansi. |
| 650 | 4 | $a Pertumbuhan Ekonomi -- ASEAN -- Pengeluaran Militer -- Ekonomi Pertahanan -- Inflasi -- Pengangguran -- Neraca Perdagangan -- Populasi Penduduk | |
| 700 | 0 | # | $a Djamarel Hermanto |
| 700 | 0 | # | $a Guntur Eko Saputro |
| 700 | 0 | # | $a Haetami |
| 700 | 0 | # | $a Hikmat Zakky Almubaroq |
| 700 | 0 | # | $a Muliahadi Tumanggor |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :