Judul IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN PENYELUNDUPAN SENJATA MELALUI LAUTDI PELABUHAN SORONG
Pengarang FERDY LEOROCHA
Pujo Widodo
Arifuddin Uksan
Achmed Sukendro
Bayu Asih Yulianto
Adi Bandono
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek papua -- Implementasi kebijakan -- Keamanan Maritim -- Penyelundupan Senjata -- Sinergitas Instansi
Catatan Kota Sorong terletak di ujung barat Pulau Papua dimana memiliki posisi strategis dan menjadi pintu masuk penting dari laut ke daratan Papua. Juga pelabuhan Sorong merupakan pusat dari transportasi maritim yang mengendalikan aliran barang masuk dan keluar Papua, sehingga berpotensi terjadinya kerawanan terhadap kejahatan maritim. Penelitian ini bertujuan menganalisis ancaman keamanan maritim serta upaya pencegahan yang dilakukan, kemudian strategi kerjasama antara aparat keamanan dan implementasi kebijakan dari pencegahan penyelundupan senjata. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan melibatkan narasumber dari instansi kemaritiman dan keamanan seperti Koarmada III, Bakamla RI, Ditpolairud Polda Papua Barat, Kodim 1802 Sorong, Bea Cukai Sorong, KSOP Sorong, dan Karantina Pertanian dan Perikanan Sorong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa statistik kasus penyelundupan senjata di Sorong relatif rendah namun kegiatan penyelundupan barang lainnya seperti minuman keras, narkoba, dan kayu masih relatif tinggi, ini disebabkan kendala geografis seperti garis pantai yang panjang, banyaknya jalur sungai dan pulau kecil sehingga menjadi hambatan dalam pengawasan. Selain itu masih kurangnya koordinasi dalam strategi kerjasama dan sinergi diantara instansi terkait pada kebijakan pencegahan. Juga keterbatasan sumber daya manusia dan materi menjadi kendala. Sehingga diperlukan regulasi teknis yang mendukung kerjasama antarinstansi maritim seperti operasi patroli bersama yang terprogram dan terencana, melaksanakan pelatihan dan latihan operasional bersama dalam meningkatkan kapabilitas personel, penguatan manajemen sumber daya, peningkatan pemahaman koordinasi, serta berbagi informasi intelijen yang efektif. Langkah-langkah ini menjadi krusial dalam meningkatkan sinergitas antarpihak untuk mengoptimalisasi sumber daya dan memperkuat strategi pencegahan yang efektif serta efisien guna menangani ancaman penyelundupan senjata melalui jalur laut di Pelabuhan Sorong.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 67ba2372d857e642a595cdcdf635eaa7.pdf 67ba2372d857e642a595cdcdf635eaa7.pdf pdf Baca
2 c9af37b97dbaf993ff4885622cfe636a.pdf c9af37b97dbaf993ff4885622cfe636a.pdf pdf Baca
3 491055707e78a1be2a71b346e21a4231.pdf 491055707e78a1be2a71b346e21a4231.pdf pdf Baca
4 4c8d6b352c03c1f413f9c195b00a605b.pdf 4c8d6b352c03c1f413f9c195b00a605b.pdf pdf Baca
5 0f96f34c7cc9c1da3783aa6557e8eb09.pdf 0f96f34c7cc9c1da3783aa6557e8eb09.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003032
005 20260212110826
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003032
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a FERDY LEOROCHA
245 1 # $a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN PENYELUNDUPAN SENJATA MELALUI LAUTDI PELABUHAN SORONG
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Kota Sorong terletak di ujung barat Pulau Papua dimana memiliki posisi strategis dan menjadi pintu masuk penting dari laut ke daratan Papua. Juga pelabuhan Sorong merupakan pusat dari transportasi maritim yang mengendalikan aliran barang masuk dan keluar Papua, sehingga berpotensi terjadinya kerawanan terhadap kejahatan maritim. Penelitian ini bertujuan menganalisis ancaman keamanan maritim serta upaya pencegahan yang dilakukan, kemudian strategi kerjasama antara aparat keamanan dan implementasi kebijakan dari pencegahan penyelundupan senjata. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan melibatkan narasumber dari instansi kemaritiman dan keamanan seperti Koarmada III, Bakamla RI, Ditpolairud Polda Papua Barat, Kodim 1802 Sorong, Bea Cukai Sorong, KSOP Sorong, dan Karantina Pertanian dan Perikanan Sorong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa statistik kasus penyelundupan senjata di Sorong relatif rendah namun kegiatan penyelundupan barang lainnya seperti minuman keras, narkoba, dan kayu masih relatif tinggi, ini disebabkan kendala geografis seperti garis pantai yang panjang, banyaknya jalur sungai dan pulau kecil sehingga menjadi hambatan dalam pengawasan. Selain itu masih kurangnya koordinasi dalam strategi kerjasama dan sinergi diantara instansi terkait pada kebijakan pencegahan. Juga keterbatasan sumber daya manusia dan materi menjadi kendala. Sehingga diperlukan regulasi teknis yang mendukung kerjasama antarinstansi maritim seperti operasi patroli bersama yang terprogram dan terencana, melaksanakan pelatihan dan latihan operasional bersama dalam meningkatkan kapabilitas personel, penguatan manajemen sumber daya, peningkatan pemahaman koordinasi, serta berbagi informasi intelijen yang efektif. Langkah-langkah ini menjadi krusial dalam meningkatkan sinergitas antarpihak untuk mengoptimalisasi sumber daya dan memperkuat strategi pencegahan yang efektif serta efisien guna menangani ancaman penyelundupan senjata melalui jalur laut di Pelabuhan Sorong.
650 4 $a papua -- Implementasi kebijakan -- Keamanan Maritim -- Penyelundupan Senjata -- Sinergitas Instansi
700 0 # $a Achmed Sukendro
700 0 # $a Adi Bandono
700 0 # $a Arifuddin Uksan
700 0 # $a Bayu Asih Yulianto
700 0 # $a Pujo Widodo
Content Unduh katalog