Judul PERAN DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA DALAM PENGUATAN KELEMBAGAAN BAKAMLA
Pengarang GITA PRISSANDI
Lukman Yudho P
Panji Suwarno
Surya Wiranto
Asep Adang Supriyadi
Budiman Djoko Said
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Peran DPD -- Penguatan Bakamla -- Undang-Undang Kelautan -- Indonesia Coast Guard -- Ukuran Efektivitas -- Ukuran Performa -- Cost Effectiveness -- Command and Control
Catatan Kurang komprehensifnya Undang-Undang Nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan (UU Kelautan) menyebabkan rezim operasional Bakamla berjalan tidak efektif dan efisien, sehingga memunculkan berbagai efek negatif terhadap keamanan, keselamatan dan penegakan hukum di domain maritim. Kondisi tersebut diperburuk oleh tumpang tindih regulasi dan kewenangan institusi di laut. Penelitian bertujuan menganalisis peran DPD dalam penguatan kelembagaan Bakamla dan menganalisis cara membangun Bakamla sebagai Indonesia Coast Guard berkualitas. Meskipun wewenangnya terbatas, DPD tetap berupaya memberikan kontribusi maksimal dalam proses revisi terbatas UU Kelautan. Penelitian menggunakan metode kualitatif murni dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, studi literatur dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPD memiliki peran signifikan memperkuat Bakamla, secara aktif maupun partisipatif, melalui upaya membangun kesadaran Pemerintah dan masyarakat, serta menginisiasi revisi terbatas UU Kelautan, untuk menjadikannya Indonesia Coast Guard yang efektif dan kapabel sebagai pemegang Command and Control yang bertanggung jawab penuh terhadap level keamanan maritim. DPD juga memiliki nilai ukuran efektifitas (Measure of Effectiveness/MoE) dan ukuran performa (Measure of Performance/MoP) rata-rata “Sangat Tinggi” terkait proses revisi terbatas UU Kelautan. Sebagai kesimpulan, DPD berperan penting dalam penguatan kelembagaan Bakamla, mencakup penegasan status Bakamla sebagai Indonesia Coast Guard eksplisit dalam UU, penyelenggaraan intelijen mandiri dan kewenangan penyidikan.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 8bc74ba04ab75a78f330223394f6242d.pdf 8bc74ba04ab75a78f330223394f6242d.pdf pdf Baca
2 088000521f9a56807e6a158d2d94a544.pdf 088000521f9a56807e6a158d2d94a544.pdf pdf Baca
3 f380c7e3f2e49c58c68201441da06e98.pdf f380c7e3f2e49c58c68201441da06e98.pdf pdf Baca
4 0840784898c2999420a84fefbe0f3f2b.pdf 0840784898c2999420a84fefbe0f3f2b.pdf pdf Baca
5 5725337f8377518ffe14e55d8f92cac0.pdf 5725337f8377518ffe14e55d8f92cac0.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003036
005 20260212110719
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003036
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a GITA PRISSANDI
245 1 # $a PERAN DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA DALAM PENGUATAN KELEMBAGAAN BAKAMLA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Kurang komprehensifnya Undang-Undang Nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan (UU Kelautan) menyebabkan rezim operasional Bakamla berjalan tidak efektif dan efisien, sehingga memunculkan berbagai efek negatif terhadap keamanan, keselamatan dan penegakan hukum di domain maritim. Kondisi tersebut diperburuk oleh tumpang tindih regulasi dan kewenangan institusi di laut. Penelitian bertujuan menganalisis peran DPD dalam penguatan kelembagaan Bakamla dan menganalisis cara membangun Bakamla sebagai Indonesia Coast Guard berkualitas. Meskipun wewenangnya terbatas, DPD tetap berupaya memberikan kontribusi maksimal dalam proses revisi terbatas UU Kelautan. Penelitian menggunakan metode kualitatif murni dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, studi literatur dan FGD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPD memiliki peran signifikan memperkuat Bakamla, secara aktif maupun partisipatif, melalui upaya membangun kesadaran Pemerintah dan masyarakat, serta menginisiasi revisi terbatas UU Kelautan, untuk menjadikannya Indonesia Coast Guard yang efektif dan kapabel sebagai pemegang Command and Control yang bertanggung jawab penuh terhadap level keamanan maritim. DPD juga memiliki nilai ukuran efektifitas (Measure of Effectiveness/MoE) dan ukuran performa (Measure of Performance/MoP) rata-rata “Sangat Tinggi” terkait proses revisi terbatas UU Kelautan. Sebagai kesimpulan, DPD berperan penting dalam penguatan kelembagaan Bakamla, mencakup penegasan status Bakamla sebagai Indonesia Coast Guard eksplisit dalam UU, penyelenggaraan intelijen mandiri dan kewenangan penyidikan.
650 4 $a Peran DPD -- Penguatan Bakamla -- Undang-Undang Kelautan -- Indonesia Coast Guard -- Ukuran Efektivitas -- Ukuran Performa -- Cost Effectiveness -- Command and Control
700 0 # $a Asep Adang Supriyadi
700 0 # $a Budiman Djoko Said
700 0 # $a Lukman Yudho P
700 0 # $a Panji Suwarno
700 0 # $a Surya Wiranto
Content Unduh katalog