Judul POTENSI CANGKANG SAWIT SEBAGAI CO-FIRING BIOENERGI DI PROVINSI SUMATERA UTARA DALAM PENGUATAN KETAHANAN ENERGI DAERAH
Pengarang LEO SIANIPAR
Arifuddin Uksan
Haetami
Rudy Laksmono W
Ignatius Eko Djoko Purwanto
Susilo Adi Purwantoro
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Ketahanan Energi -- Bioenergi -- Cangkang Sawit -- Co-firing
Catatan Industri kelapa sawit di provinsi Sumatera Utara menghasilkan sejumlah besar cangkang sawit sebagai limbah. Penelitian ini menyajikan analisis potensi Co-firing dari cangkang kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara dengan fokus pada Ketahanan Energi daerah. Permasalahannya penggunaannya di Sumatera Utara tidak dioptimalkan sebagaimana mestinya. Potensi ini seharusnya menjadi penopang ketahanan energi daerah yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan menilai Potensi Bioenergi Cangkang Sawit sebagai bahan baku bioenergi di Provinsi Sumatera Utara, dengan mempertimbangkan ketersediaan limbah cangkang sawit dan kapasitas energi yang dapat dihasilkan dari konversi termal serta memahami dan mempelajari Metode Co-Firing sebagai cara yang mungkin untuk mengintegrasikan cangkang sawit dalam proses pemanfaatan bionenergi sebagai energi terbarukan, dan mengevaluasi efisiensi, keandalan, dan dampak lingkungan dari metode ini guna mendukung ketahanan energi. Data diperoleh dari para informan dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Penelitian menunjukkan adanya kebutuhan energi yang signifikan di wilayah tersebut dari produksi dan pembelian energi listrik. Di sisi lain, analisis potensi energi cangkang kelapa sawit pada tahun 2018-2022 mengindikasikan jumlah yang substansial, mencapai 1,272,737,202,000 kkal/jam pada tahun 2022. Dalam konteks 4A+1S, potensi ini mendukung ketersediaan energi melalui produksi TBS yang meningkat (Availability), kemudahan akses bagi Industri lokal (Accessibility), dengan harga yang lebih terjangkau (Affordability). Dari segi kualitas dapat diterima, cangkang kelapa sawit cocok sebagai biomassa dalam High Co-Firing (Acceptability). Namun, perlu perhatian khusus terkait keberlanjutan, mengingat potensi dampak lingkungan yang dapat muncul. Kesimpulannya, potensi High Co-Firing dari cangkang kelapa sawit menawarkan kontribusi yang signifikan terhadap ketahanan energi dengan kebijakan dan regulasi yang berkelanjutan.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 0248ccef962e8336b27026075c94feea.pdf 0248ccef962e8336b27026075c94feea.pdf pdf Baca
2 e9ba35979bcc72cc68cd73c73baaf7fe.pdf e9ba35979bcc72cc68cd73c73baaf7fe.pdf pdf Baca
3 3e48eb3e6fb09fa68a898dc59803ab7b.pdf 3e48eb3e6fb09fa68a898dc59803ab7b.pdf pdf Baca
4 2c44a3128aa4c3aee4d2f4d21a730f53.pdf 2c44a3128aa4c3aee4d2f4d21a730f53.pdf pdf Baca
5 870a9d188ab43f9692fb67bb3128c8be.pdf 870a9d188ab43f9692fb67bb3128c8be.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003046
005 20260212110421
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003046
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a LEO SIANIPAR
245 1 # $a POTENSI CANGKANG SAWIT SEBAGAI CO-FIRING BIOENERGI DI PROVINSI SUMATERA UTARA DALAM PENGUATAN KETAHANAN ENERGI DAERAH
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Industri kelapa sawit di provinsi Sumatera Utara menghasilkan sejumlah besar cangkang sawit sebagai limbah. Penelitian ini menyajikan analisis potensi Co-firing dari cangkang kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara dengan fokus pada Ketahanan Energi daerah. Permasalahannya penggunaannya di Sumatera Utara tidak dioptimalkan sebagaimana mestinya. Potensi ini seharusnya menjadi penopang ketahanan energi daerah yang belum sepenuhnya dimanfaatkan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan menilai Potensi Bioenergi Cangkang Sawit sebagai bahan baku bioenergi di Provinsi Sumatera Utara, dengan mempertimbangkan ketersediaan limbah cangkang sawit dan kapasitas energi yang dapat dihasilkan dari konversi termal serta memahami dan mempelajari Metode Co-Firing sebagai cara yang mungkin untuk mengintegrasikan cangkang sawit dalam proses pemanfaatan bionenergi sebagai energi terbarukan, dan mengevaluasi efisiensi, keandalan, dan dampak lingkungan dari metode ini guna mendukung ketahanan energi. Data diperoleh dari para informan dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Penelitian menunjukkan adanya kebutuhan energi yang signifikan di wilayah tersebut dari produksi dan pembelian energi listrik. Di sisi lain, analisis potensi energi cangkang kelapa sawit pada tahun 2018-2022 mengindikasikan jumlah yang substansial, mencapai 1,272,737,202,000 kkal/jam pada tahun 2022. Dalam konteks 4A+1S, potensi ini mendukung ketersediaan energi melalui produksi TBS yang meningkat (Availability), kemudahan akses bagi Industri lokal (Accessibility), dengan harga yang lebih terjangkau (Affordability). Dari segi kualitas dapat diterima, cangkang kelapa sawit cocok sebagai biomassa dalam High Co-Firing (Acceptability). Namun, perlu perhatian khusus terkait keberlanjutan, mengingat potensi dampak lingkungan yang dapat muncul. Kesimpulannya, potensi High Co-Firing dari cangkang kelapa sawit menawarkan kontribusi yang signifikan terhadap ketahanan energi dengan kebijakan dan regulasi yang berkelanjutan.
650 4 $a Ketahanan Energi -- Bioenergi -- Cangkang Sawit -- Co-firing
700 0 # $a Arifuddin Uksan
700 0 # $a Haetami
700 0 # $a Ignatius Eko Djoko Purwanto
700 0 # $a Rudy Laksmono W
700 0 # $a Susilo Adi Purwantoro
Content Unduh katalog