| Judul | EVALUASI PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO RANTAI PASOK PRODUKSI MEDIUM TANK DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI PT PINDAD GUNA TERWUJUDNYA KEMANDIRIAN INDUSTRI PERTAHANAN |
| Pengarang | WULAN NURFITRIANI Jupriyanto Aries Sudiarso G. Royke Deksino Ade Muhammad Khaerudin |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Industri Pertahanan -- Daya Saing -- Rantai Pasok -- manajemen risiko -- Dampak-dampak risiko -- proses manajemen risiko |
| Catatan | Proses rantai pasok produksi medium tank masih terdapat risiko-risiko tambahan yang tidak dapat dihindarkan dan mempengaruhi kelancaran alur rantai pasok dalam pembuatan medium tank di PT Pindad. Oleh karena itu, penelitian mengenai manajemen risiko rantai pasok produksi medium tank dalam meningkatkan daya saing di PT Pindad guna terwujudnya kemandirian industri pertahanan menjadi sangat penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi risiko-risiko dan dampak yang dihadapi oleh Divisi Manajemen Risiko produksi medium tank di PT Pindad serta mengevaluasi risiko rantai pasok produksi medium tank dalam meningkatkan daya saing di PT Pindad guna terwujudnya kemandirian industri pertahanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif evaluatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga jenis risiko utama yang ditetapkan berdasarkan proses manajemen risiko dan penetapan KRI. Dampak-dampak risiko yang dihadapi oleh divisi manajemen berdasarkan model Five Porter’s diantaranya adalah kesalahan dalam menentukan harga jual karena inflasi dan fluktuasi nilai tukar rupiah, target laba perusahaan tidak tercapai dan nilai persediaan pada perusahaan tinggi, target revenew tidak tercapai, positioning market tidak stabil dan segmentasi pasar tidak berkembang dan perusahaan mendapat citra buruk. Divisi Manajemen Risiko telah melaksanakan proses manajemen risiko dengan baik. Namun, pada produk medium tank, Divisi Manajemen Risiko harus memperhatikan pengelolaan risiko khususnya terkait dengan teknologi yang digunakan pada saat produksi dan sumber daya manusia yang memadai agar produksi medium tank berjalan secara efektif, efisien dan sesuai dengan target yang direncanakan. Hal ini berguna untuk membantu meningkatkan daya saing perusahaan dan mendorong kemandirian industri pertahanan. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | a5d0b58045d1c094fa2e46f0fe444439.pdf | a5d0b58045d1c094fa2e46f0fe444439.pdf | Baca | |
| 2 | 567e8975a6adf3ef13282848c6e594ac.pdf | 567e8975a6adf3ef13282848c6e594ac.pdf | Baca | |
| 3 | fc8dd948dad25dfe1140125414e699d6.pdf | fc8dd948dad25dfe1140125414e699d6.pdf | Baca | |
| 4 | 4ac0a6cdaab298f425aca99082a147e6.pdf | 4ac0a6cdaab298f425aca99082a147e6.pdf | Baca | |
| 5 | 420ff525fc6fafc4c6d68c01f6e63092.pdf | 420ff525fc6fafc4c6d68c01f6e63092.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003109 | ||
| 005 | 20260212103827 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003109 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a WULAN NURFITRIANI |
| 245 | 1 | # | $a EVALUASI PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO RANTAI PASOK PRODUKSI MEDIUM TANK DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI PT PINDAD GUNA TERWUJUDNYA KEMANDIRIAN INDUSTRI PERTAHANAN |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Proses rantai pasok produksi medium tank masih terdapat risiko-risiko tambahan yang tidak dapat dihindarkan dan mempengaruhi kelancaran alur rantai pasok dalam pembuatan medium tank di PT Pindad. Oleh karena itu, penelitian mengenai manajemen risiko rantai pasok produksi medium tank dalam meningkatkan daya saing di PT Pindad guna terwujudnya kemandirian industri pertahanan menjadi sangat penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi risiko-risiko dan dampak yang dihadapi oleh Divisi Manajemen Risiko produksi medium tank di PT Pindad serta mengevaluasi risiko rantai pasok produksi medium tank dalam meningkatkan daya saing di PT Pindad guna terwujudnya kemandirian industri pertahanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif evaluatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga jenis risiko utama yang ditetapkan berdasarkan proses manajemen risiko dan penetapan KRI. Dampak-dampak risiko yang dihadapi oleh divisi manajemen berdasarkan model Five Porter’s diantaranya adalah kesalahan dalam menentukan harga jual karena inflasi dan fluktuasi nilai tukar rupiah, target laba perusahaan tidak tercapai dan nilai persediaan pada perusahaan tinggi, target revenew tidak tercapai, positioning market tidak stabil dan segmentasi pasar tidak berkembang dan perusahaan mendapat citra buruk. Divisi Manajemen Risiko telah melaksanakan proses manajemen risiko dengan baik. Namun, pada produk medium tank, Divisi Manajemen Risiko harus memperhatikan pengelolaan risiko khususnya terkait dengan teknologi yang digunakan pada saat produksi dan sumber daya manusia yang memadai agar produksi medium tank berjalan secara efektif, efisien dan sesuai dengan target yang direncanakan. Hal ini berguna untuk membantu meningkatkan daya saing perusahaan dan mendorong kemandirian industri pertahanan. |
| 650 | 4 | $a Industri Pertahanan -- Daya Saing -- Rantai Pasok -- manajemen risiko -- Dampak-dampak risiko -- proses manajemen risiko | |
| 700 | 0 | # | $a Ade Muhammad |
| 700 | 0 | # | $a Aries Sudiarso |
| 700 | 0 | # | $a G. Royke Deksino |
| 700 | 0 | # | $a Jupriyanto |
| 700 | 0 | # | $a Khaerudin |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :