| Judul | KESIAPSIAGAAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN CIANJUR PASCA GEMPA BUMI TAHUN 2022 GUNA MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL |
| Pengarang | MUHAMMAD AFIF AL FAYED Ernalem Bangun Syamsunasir Anwar Kurniadi Kusuma Syamsul Maarif |
| EDISI | Tesis 2024 |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Deskripsi Fisik | 30 cm |
| Subjek | Pemerintah Daerah -- Manajemen Bencana -- Kesiapsiagaan -- Ancaman Gempa Bumi -- Kabupaten Cianjur |
| Catatan | Zona patahan sesar Cugenang di Kabupaten Cianjur menyebabkan wilayah tersebut rawan bencana gempa bumi, salah satunya adalah di Kabupaten Cianjur. Sesar Cugenang di Kabupaten Cianjur memiliki jumlah masyarakat terbanyak, yaitu sebanyak 2.260.620 jiwa. Pada tahun 2022 lalu, wilayah tersebut pernah dilanda gempa bumi dan bencana tersebut bisa terjadi kembali. Gempa bumi yang melanda kawasan Kabupaten Cianjur akan mengakibatkan banyaknya korban jiwa dari masyarakat, sedangkan Pemerintah Derah Kabupaten Cianjur masih berfokus pada bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan bencana gempa bumi yang ditujukan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kesiapsiagaan Pemda Cianjur, menganalisis faktor penghambat dan pendukung, serta pemahaman masyarakat terkait kesiapsiagaan yang dilakukan Pemerintah Derah Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur belum sepenuhnya siap, karena belum dilaksanakan secara optimal dan menyeluruh. Pemda Cianjur belum memprioritaskan bencana gempa bumi pada tahun 2022 lalu. Hanya beberapa masyarakat yang memiliki pemahaman terhadap kesiapsiagaan yang dilakukan oleh Pemda, dan masih banyak masyarakat tidak memiliki pemahaman terkait kesiapsiagaan yang dilakukan Pemda Cianjur karena rambu jalur evakuasi tidak ditempatkan di lokasi yang mudah dilihat masyarakat. Faktor pendukung kesiapsiagaan adalah SDM, sosialisasi kepada masyarakat, sarana prasarana, komitmen dan koordinasi antar instansi. Sedangkan faktor penghambat meliputi terbatasnya anggaran, banyaknya rencana kegiatan, adanya koordinasi antar instansi yang kurang baik, masih adanya masyarakat dengan tingkat kesadaran bencana yang rendah, kurangnya pengalaman bencana gempa bumi, dan penyampaian informasi yang belum optimal kepada masyarakat. Upaya yang sudah dilakukan adalah mengajukan anggaran tambahan, mengurangi jumlah kegiatan, mengadakan gladi kebencanaan, pelatihan, sosialisasi, dan pendekatan di tingkat desa, kecamatan dan kelurahan. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 727957f5f1bf768fc269fb1b1000cd8e.pdf | 727957f5f1bf768fc269fb1b1000cd8e.pdf | Baca | |
| 2 | 99be6f1d84b0be0470ce6e4e54986382.pdf | 99be6f1d84b0be0470ce6e4e54986382.pdf | Baca | |
| 3 | 5104bc0754133b684346a2f232dbdf1b.pdf | 5104bc0754133b684346a2f232dbdf1b.pdf | Baca | |
| 4 | 02f42f4468f9a3747e633b0b7d1ab829.pdf | 02f42f4468f9a3747e633b0b7d1ab829.pdf | Baca | |
| 5 | 69ab9c1d3cec830e28d15d293f5b866a.pdf | 69ab9c1d3cec830e28d15d293f5b866a.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | T.31.24.017 | T.31.24.017 | Dapat dipinjam | Perpustakaan Sentul (Pusat) - Perpustakaan Universitas Pertahanan RI - Salemba | Tersedia | - |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003134 | ||
| 005 | 20260212100422 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003134 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a T.31. |
| 090 | $a T.31.24.017 | ||
| 100 | 0 | # | $a MUHAMMAD AFIF AL FAYED |
| 245 | 1 | # | $a KESIAPSIAGAAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN CIANJUR PASCA GEMPA BUMI TAHUN 2022 GUNA MENDUKUNG KEAMANAN NASIONAL |
| 250 | # | # | $a Tesis 2024 |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a 30 cm |
| 500 | # | # | $a Zona patahan sesar Cugenang di Kabupaten Cianjur menyebabkan wilayah tersebut rawan bencana gempa bumi, salah satunya adalah di Kabupaten Cianjur. Sesar Cugenang di Kabupaten Cianjur memiliki jumlah masyarakat terbanyak, yaitu sebanyak 2.260.620 jiwa. Pada tahun 2022 lalu, wilayah tersebut pernah dilanda gempa bumi dan bencana tersebut bisa terjadi kembali. Gempa bumi yang melanda kawasan Kabupaten Cianjur akan mengakibatkan banyaknya korban jiwa dari masyarakat, sedangkan Pemerintah Derah Kabupaten Cianjur masih berfokus pada bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, diperlukan kesiapsiagaan bencana gempa bumi yang ditujukan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kesiapsiagaan Pemda Cianjur, menganalisis faktor penghambat dan pendukung, serta pemahaman masyarakat terkait kesiapsiagaan yang dilakukan Pemerintah Derah Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur belum sepenuhnya siap, karena belum dilaksanakan secara optimal dan menyeluruh. Pemda Cianjur belum memprioritaskan bencana gempa bumi pada tahun 2022 lalu. Hanya beberapa masyarakat yang memiliki pemahaman terhadap kesiapsiagaan yang dilakukan oleh Pemda, dan masih banyak masyarakat tidak memiliki pemahaman terkait kesiapsiagaan yang dilakukan Pemda Cianjur karena rambu jalur evakuasi tidak ditempatkan di lokasi yang mudah dilihat masyarakat. Faktor pendukung kesiapsiagaan adalah SDM, sosialisasi kepada masyarakat, sarana prasarana, komitmen dan koordinasi antar instansi. Sedangkan faktor penghambat meliputi terbatasnya anggaran, banyaknya rencana kegiatan, adanya koordinasi antar instansi yang kurang baik, masih adanya masyarakat dengan tingkat kesadaran bencana yang rendah, kurangnya pengalaman bencana gempa bumi, dan penyampaian informasi yang belum optimal kepada masyarakat. Upaya yang sudah dilakukan adalah mengajukan anggaran tambahan, mengurangi jumlah kegiatan, mengadakan gladi kebencanaan, pelatihan, sosialisasi, dan pendekatan di tingkat desa, kecamatan dan kelurahan. |
| 650 | 4 | $a Pemerintah Daerah -- Manajemen Bencana -- Kesiapsiagaan -- Ancaman Gempa Bumi -- Kabupaten Cianjur | |
| 700 | 0 | # | $a Anwar Kurniadi |
| 700 | 0 | # | $a Ernalem Bangun |
| 700 | 0 | # | $a Kusuma |
| 700 | 0 | # | $a Syamsul Maarif |
| 700 | 0 | # | $a Syamsunasir |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :