| Judul | HUBUNGAN JENIS KELAMIN DENGAN PROFIL TINGKATPENGETAHUAN PADA KADET MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN COHORT 1 TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL |
| Pengarang | FARHAN YUSTIAN HANURA Roby Syah Putra Firmansyah Elitha Sundari Pulungan |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Remaja -- Kedokteran -- Kadet Mahasiswa -- Penyakit Menular Seksual -- Tingkat Pengetahuan -- Jenis Kelamin |
| Catatan | Studi menunjukkan penderita penyakit menular seksual terbanyak adalah remaja dan dewasa muda usia 15-24 tahun. Tingginya kejadian PMS pada remaja ini menunjukkan tingginya risiko penularan penyakit menular seksual yang tinggi. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan remaja mengenai penyakit menular seksual. Kadet mahasiswa kedokteran militer Cohort 1 juga termasuk ke dalam golongan berisiko tinggi terkena penyakit menular seksual. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki korelasi antara jenis kelamin dan tingkat pengetahuan mengenai penyakit menular seksual pada Kadet Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 70 responden kadet mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Pertahanan Republik Indonesia Cohort 1, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner online Google form, yang terdiri dari 20 item pertanyaan yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Profil tingkat pengetahuan dari 70 responden yang telah mengisi kuisioner online google form didapatkan 61 kadet (87.1%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan 9 kadet (12.9%) memiliki tingkat pengetahuan cukup. Berdasarkan sebaran jenis kelamin kadet dari total 31 kadet perempuan (44.3%), 27 kadet perempuan (87%) memilik tingkat pengetahuan yang baik dan 4 kadet Perempuan (13%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup. Sedangkan dari total 39 kadet laki-laki (55.7%), 34 kadet laki-laki (87.2%) memiliki tingkat pengetahuan baik dan 5 kadet laki-laki (12.8%) memiliki tingkat pengetahuan cukup. Hasil analisis bivariat menggunakan Uji Chi Square SPSS menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan tentang penyakit menular seksual. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 8c821cb464ce16de4063a1a9c959915c.pdf | 8c821cb464ce16de4063a1a9c959915c.pdf | Baca | |
| 2 | 5facb8dc5c542803623ba8a4f93a6baf.pdf | 5facb8dc5c542803623ba8a4f93a6baf.pdf | Baca | |
| 3 | 2a84f0e37a173e3d56ec9c49a5a0c156.pdf | 2a84f0e37a173e3d56ec9c49a5a0c156.pdf | Baca | |
| 4 | d7758c6960e73d2287d9d669183a5fff.pdf | d7758c6960e73d2287d9d669183a5fff.pdf | Baca | |
| 5 | 0b4bad85102633d65ea35e4754a65de4.pdf | 0b4bad85102633d65ea35e4754a65de4.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003199 | ||
| 005 | 20260211015618 | ||
| 008 | 260211################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003199 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a FARHAN YUSTIAN HANURA |
| 245 | 1 | # | $a HUBUNGAN JENIS KELAMIN DENGAN PROFIL TINGKATPENGETAHUAN PADA KADET MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN COHORT 1 TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Studi menunjukkan penderita penyakit menular seksual terbanyak adalah remaja dan dewasa muda usia 15-24 tahun. Tingginya kejadian PMS pada remaja ini menunjukkan tingginya risiko penularan penyakit menular seksual yang tinggi. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pengetahuan remaja mengenai penyakit menular seksual. Kadet mahasiswa kedokteran militer Cohort 1 juga termasuk ke dalam golongan berisiko tinggi terkena penyakit menular seksual. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki korelasi antara jenis kelamin dan tingkat pengetahuan mengenai penyakit menular seksual pada Kadet Mahasiswa Program Studi Sarjana Kedokteran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 70 responden kadet mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Pertahanan Republik Indonesia Cohort 1, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner online Google form, yang terdiri dari 20 item pertanyaan yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Profil tingkat pengetahuan dari 70 responden yang telah mengisi kuisioner online google form didapatkan 61 kadet (87.1%) memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan 9 kadet (12.9%) memiliki tingkat pengetahuan cukup. Berdasarkan sebaran jenis kelamin kadet dari total 31 kadet perempuan (44.3%), 27 kadet perempuan (87%) memilik tingkat pengetahuan yang baik dan 4 kadet Perempuan (13%) memiliki tingkat pengetahuan yang cukup. Sedangkan dari total 39 kadet laki-laki (55.7%), 34 kadet laki-laki (87.2%) memiliki tingkat pengetahuan baik dan 5 kadet laki-laki (12.8%) memiliki tingkat pengetahuan cukup. Hasil analisis bivariat menggunakan Uji Chi Square SPSS menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan tentang penyakit menular seksual. |
| 650 | 4 | $a Remaja -- Kedokteran -- Kadet Mahasiswa -- Penyakit Menular Seksual -- Tingkat Pengetahuan -- Jenis Kelamin | |
| 700 | 0 | # | $a Elitha Sundari Pulungan |
| 700 | 0 | # | $a Roby Syah Putra Firmansyah |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :