| Judul | INSIDENSI TERJADINYA TINEA PEDIS PADA KADET MAHASISWA COHORT 4 UNIVERSITAS PERTAHANAN RI DAN FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHINYA |
| Pengarang | LUCIA PUSPITA DEWI Agus Sutarman Putrya Hawa Elitha Sundari Pulungan |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Kedokteran -- Kadet Mahasiswa -- Tinea Pedis -- Faktor Risiko -- Insidensi |
| Catatan | Latar Belakang: Tinea pedis ialah infeksi dermatofita yang ditandai dengan invasi jaringan kulit superfisial kaki manusia. Jamur ini dapat menginfeksi daerah sekitar tumit, sela-sela jari, dan telapak kaki. Beberapa faktor seperti pemakaian sepatu PDL, tingkat kebersihan perorangan, dan lingkungan asrama dapat menjadi faktor risiko terjadinya tinea pedis pada kadet mahasiswa. Tujuan: Untuk mengetahui insidensi tinea pedis pada kadet mahasiswa dan faktor risiko yang mempengaruhinya. Metode: Jenis penelitian ini merupakan deskriptif dengan desain potong lintang. Data diperoleh berdasarkan kuesioner dan dibantu dengan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan KOH 10%. Perhitungan besar sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling, dengan jumlah sampel sebesar 250 responden. Hasil penelitian diolah menggunakan program statistik komputer SPSS memakai Chi-Square. Hasil: Sekitar 23.6% kadet mahasiswa mengalami gejala tinea pedis, meskipun pemeriksaan mikroskopis menunjukkan hasil negatif. Wanita memiliki risiko lebih rendah, sementara pemakaian sepatu PDL lebih dari 8 jam dan tidak mengganti sepatu setiap hari dapat meningkatkan risiko. Kebiasaan menjemur sepatu, mengganti kaus kaki setiap hari, menggunakan sabun saat mencuci kaki, dan terpapar karpet/keset di masjid berkorelasi dengan risiko lebih rendah. Meskipun beberapa hasil menunjukkan ketidakpastian statistik, temuan ini memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi prevalensi tinea pedis pada populasi tersebut. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat insidensi gejala klinis tinea pedis di kalangan kadet mahasiswa, dengan faktor-faktor tertentu seperti jenis kelamin, kebiasaan memakai sepatu, dan praktik kebersihan kaki yang mempengaruhi kejadian tersebut. Temuan-temuan ini dapat menjadi dasar bagi tindakan pencegahan dan inisiatif peningkatan kesehatan di kalangan populasi kadet mahasiswa. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | a8fdb01974741ed35f4c47017db04ae9.pdf | a8fdb01974741ed35f4c47017db04ae9.pdf | Baca | |
| 2 | ee3ce68f42e2e1774fae9703b3e80157.pdf | ee3ce68f42e2e1774fae9703b3e80157.pdf | Baca | |
| 3 | b322b8cf1f0a1b0faf8422e8bc0f9b2c.pdf | b322b8cf1f0a1b0faf8422e8bc0f9b2c.pdf | Baca | |
| 4 | a1dc891f3f1d7984cff02531224536af.pdf | a1dc891f3f1d7984cff02531224536af.pdf | Baca | |
| 5 | 65d607bea50f67c2e8dc9990cc80a2cf.pdf | 65d607bea50f67c2e8dc9990cc80a2cf.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003212 | ||
| 005 | 20260211011939 | ||
| 008 | 260211################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003212 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a LUCIA PUSPITA DEWI |
| 245 | 1 | # | $a INSIDENSI TERJADINYA TINEA PEDIS PADA KADET MAHASISWA COHORT 4 UNIVERSITAS PERTAHANAN RI DAN FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHINYA |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Latar Belakang: Tinea pedis ialah infeksi dermatofita yang ditandai dengan invasi jaringan kulit superfisial kaki manusia. Jamur ini dapat menginfeksi daerah sekitar tumit, sela-sela jari, dan telapak kaki. Beberapa faktor seperti pemakaian sepatu PDL, tingkat kebersihan perorangan, dan lingkungan asrama dapat menjadi faktor risiko terjadinya tinea pedis pada kadet mahasiswa. Tujuan: Untuk mengetahui insidensi tinea pedis pada kadet mahasiswa dan faktor risiko yang mempengaruhinya. Metode: Jenis penelitian ini merupakan deskriptif dengan desain potong lintang. Data diperoleh berdasarkan kuesioner dan dibantu dengan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan KOH 10%. Perhitungan besar sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling, dengan jumlah sampel sebesar 250 responden. Hasil penelitian diolah menggunakan program statistik komputer SPSS memakai Chi-Square. Hasil: Sekitar 23.6% kadet mahasiswa mengalami gejala tinea pedis, meskipun pemeriksaan mikroskopis menunjukkan hasil negatif. Wanita memiliki risiko lebih rendah, sementara pemakaian sepatu PDL lebih dari 8 jam dan tidak mengganti sepatu setiap hari dapat meningkatkan risiko. Kebiasaan menjemur sepatu, mengganti kaus kaki setiap hari, menggunakan sabun saat mencuci kaki, dan terpapar karpet/keset di masjid berkorelasi dengan risiko lebih rendah. Meskipun beberapa hasil menunjukkan ketidakpastian statistik, temuan ini memberikan wawasan penting tentang faktor-faktor yang dapat mempengaruhi prevalensi tinea pedis pada populasi tersebut. Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa terdapat insidensi gejala klinis tinea pedis di kalangan kadet mahasiswa, dengan faktor-faktor tertentu seperti jenis kelamin, kebiasaan memakai sepatu, dan praktik kebersihan kaki yang mempengaruhi kejadian tersebut. Temuan-temuan ini dapat menjadi dasar bagi tindakan pencegahan dan inisiatif peningkatan kesehatan di kalangan populasi kadet mahasiswa. |
| 650 | 4 | $a Kedokteran -- Kadet Mahasiswa -- Tinea Pedis -- Faktor Risiko -- Insidensi | |
| 700 | 0 | # | $a Agus Sutarman |
| 700 | 0 | # | $a Elitha Sundari Pulungan |
| 700 | 0 | # | $a Putrya Hawa |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :