Judul PENGARUH RIWAYAT COVID-19 TERHADAP TINGKATVO2MAX KADET MAHASISWA UNIVERSITAS PERTAHANAN RI DIUKUR DENGAN HASIL TES KESEGARAN JASMANI “A” (COOPER TEST)
Pengarang SAFIRA YURIKHA KUSUMA WARDANI
Rachma Hidana
Nurfanida Librianty
Lila Irawati Tjahjo Widuri
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Kedokteran -- Riwayat COVID-19 -- Tingkat VO2Max -- Tes Kesegaran Jasmani “A”
Catatan Latar Belakang : Severe Acute Respiratory Syndrome-Coronavirus-2 (SARSCoV-2) merupakan infeksi virus yang menyebabkan penyakit Coronavirus disease (COVID-19) dengan tingkat penularan yang sangat tinggi. Infeksi COVID-19 akan menyebabkan beberapa gejala yang ringan dan parah, terutama gejala pada saluran pernapasan. Gejala umum dapat berupa demam, sesak napas, dan batuk. Gejala lain bisa seperti rasa lemas, lelah, gangguan pernapasan, nyeri otot, sakit tenggorokan serta kehilangan kemampuan indra perasa dan indra penciuman. Saat seseorang pernah terinfeksi virus COVID19 kemampuan paru terutama volume maksimum oksigen yang dapat digunakan oleh tubuh pada individu tersebut akan berubah karena virus COVID-19 dapat memberikan efek jangka pendek dan efek jangka panjang terhadap paru pada individu tersebut.. Jika membutuhkan VO2Max yang besar,maka tubuh akan membutuhkan oksigen yang lebih banyak juga untuk diambil dan digunakan. Sehingga, jika kadet mahasiswa pernah terjangkit COVID-19 maka dapat terjadi gangguan proses mengambil dan menggunakan oksigen yang akan membuat terbatasnya tubuh kadet mahasiswa untuk melakukan aktivitas fisik dengan intenstias tinggi. Alasan itu yang membuat penulis ingin melakukan penelitian ini. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Riwayat COVID-19 terhadap tingkat VO2Max invidu tersebut, yang dilihat berdasarkan hasil tes kesegaran jasmani “A”. Hasil : Penelitian ini menampilkan disribusi karakteristik data kadet mahasiswa dengan Riwayat COVID-19. Berdasarkan hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p sebesar 0,070 . Tingkat VO2Max yang sama saat sebelum COVID-19 dan sesudah COVID-19 sebanyak 42 subjek. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan tidak adanya pengaruh yang signifikan antara Riwayat COVID-19 dengan Tingkat VO2Max kadet mahasiswa Universitas Pertahanan RI.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 a0059a93181913d89c58f54a2ce4febc.pdf a0059a93181913d89c58f54a2ce4febc.pdf pdf Baca
2 eb9883216e6b6f01295a971dc209e605.pdf eb9883216e6b6f01295a971dc209e605.pdf pdf Baca
3 055c86ae68836f56522407e3a8ac42df.pdf 055c86ae68836f56522407e3a8ac42df.pdf pdf Baca
4 ca38031793fc4034d3baba1e1e654c4d.pdf ca38031793fc4034d3baba1e1e654c4d.pdf pdf Baca
5 c6ee785c42063332174f1af571517778.pdf c6ee785c42063332174f1af571517778.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003253
005 20260211020844
008 260211################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003253
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a SAFIRA YURIKHA KUSUMA WARDANI
245 1 # $a PENGARUH RIWAYAT COVID-19 TERHADAP TINGKATVO2MAX KADET MAHASISWA UNIVERSITAS PERTAHANAN RI DIUKUR DENGAN HASIL TES KESEGARAN JASMANI “A” (COOPER TEST)
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Latar Belakang : Severe Acute Respiratory Syndrome-Coronavirus-2 (SARSCoV-2) merupakan infeksi virus yang menyebabkan penyakit Coronavirus disease (COVID-19) dengan tingkat penularan yang sangat tinggi. Infeksi COVID-19 akan menyebabkan beberapa gejala yang ringan dan parah, terutama gejala pada saluran pernapasan. Gejala umum dapat berupa demam, sesak napas, dan batuk. Gejala lain bisa seperti rasa lemas, lelah, gangguan pernapasan, nyeri otot, sakit tenggorokan serta kehilangan kemampuan indra perasa dan indra penciuman. Saat seseorang pernah terinfeksi virus COVID19 kemampuan paru terutama volume maksimum oksigen yang dapat digunakan oleh tubuh pada individu tersebut akan berubah karena virus COVID-19 dapat memberikan efek jangka pendek dan efek jangka panjang terhadap paru pada individu tersebut.. Jika membutuhkan VO2Max yang besar,maka tubuh akan membutuhkan oksigen yang lebih banyak juga untuk diambil dan digunakan. Sehingga, jika kadet mahasiswa pernah terjangkit COVID-19 maka dapat terjadi gangguan proses mengambil dan menggunakan oksigen yang akan membuat terbatasnya tubuh kadet mahasiswa untuk melakukan aktivitas fisik dengan intenstias tinggi. Alasan itu yang membuat penulis ingin melakukan penelitian ini. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Riwayat COVID-19 terhadap tingkat VO2Max invidu tersebut, yang dilihat berdasarkan hasil tes kesegaran jasmani “A”. Hasil : Penelitian ini menampilkan disribusi karakteristik data kadet mahasiswa dengan Riwayat COVID-19. Berdasarkan hasil analisis uji Wilcoxon didapatkan nilai p sebesar 0,070 . Tingkat VO2Max yang sama saat sebelum COVID-19 dan sesudah COVID-19 sebanyak 42 subjek. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukan tidak adanya pengaruh yang signifikan antara Riwayat COVID-19 dengan Tingkat VO2Max kadet mahasiswa Universitas Pertahanan RI.
650 4 $a Kedokteran -- Riwayat COVID-19 -- Tingkat VO2Max -- Tes Kesegaran Jasmani “A”
700 0 # $a Lila Irawati Tjahjo Widuri
700 0 # $a Nurfanida Librianty
700 0 # $a Rachma Hidana
Content Unduh katalog