Judul PENGEMBANGAN MODEL KAPABILITAS TANGGAP INSIDEN SIBER SEKTOR PERTAHANAN DALAM MENGANTISIPASI KRISIS SIBER NASIONAL
Pengarang Prabaswari
Luhut Simbolon
Rudy Agus Gemilang Gutom
BAMBANG IRWANTO
Danang Rimbawa
Sutanto
Santi Indarjani
Yusuf Ali
Yanda Dwira Firman Z
Hoga Saragih
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2025
Subjek Kapabilitas -- Doktoral Ilmu Pertahanan -- Model -- Konsentrasi Teknologi Pertahanan -- Manajemen Krisis Siber -- Insiden Respons -- Sosioteknis
Catatan Pengembangan Model Kapabilitas Tanggap Insiden Siber untuk penanganan krisis siber Nasional menjadi kebutuhan mendesak akibat meningkatnya ancaman siber yang berpotensi mengganggu operasi infrastruktur vital. Respons yang buruk dapat mengakibatkan krisis siber dengan dampak serius terhadap keamanan dan kedaulatan nasional. Sebagai sektor vital, sektor pertahanan harus memperkuat kapabilitas untuk menghadapi ancaman ini. Penelitian ini menggunakan metode kuasi kualitatif dengan wawancara mendalam, kuesioner, systematic literature review, benchmarking dan data sekunder. Pendekatan sosioteknik oleh Clegg etal.diterapkan melalui enam variabel yaitu goals, people, process, technology, infrastructure, culture, dianalisis dengan Soft System Methodology yang dikombinasikan dengan FMEA, RACI, SLR dan Delphi. Hasil penelitian mengidentifikasi 14 risiko kritikal yang berpotensi menimbulkan krisis siber pada lingkungan sektor pertahanan beserta mitigasinya, mengembangkan alur penanganan krisis siber sektor pertahanan beserta perumusan tim gugus tugas krisis siber nasional dan merumuskan Model Kapabilitas yang mencakup delapan kriteria regulasi dan kebijakan keamanan, kejelasan dan kepatuhan, integrasi budaya organisasi, sumber daya manusia, kolaborasi pemangku kepentingan, dukungan anggaran dan sumber daya, organisasi, dan keandalan teknologi, dengan 44 indikator spesifik. Model ini menjadi panduan untuk menilai dan meningkatkan kesiapan sektor pertahanan, memungkinkan self-assessment, dan mengidentifikasi area perbaikan. Dengan mengadopsi model ini, sector pertahanan dapat memperkuat ketahanan siber, meningkatkan respons insiden, dan menciptakan budaya keamanan siber yang tangguh dan proaktif dalam melindungi kepentingan nasional dari ancaman siber yang kompleks.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 47eeaa0e3c135c288507a81fa81d30a6.pdf 47eeaa0e3c135c288507a81fa81d30a6.pdf pdf Baca
2 aa5224c94d91ff5906544e39b2d0a055.pdf aa5224c94d91ff5906544e39b2d0a055.pdf pdf Baca
3 862b4081b64a0d4b9437e186ae8daef8.pdf 862b4081b64a0d4b9437e186ae8daef8.pdf pdf Baca
4 8009a7df8e13c27a54308b9d105601f8.pdf 8009a7df8e13c27a54308b9d105601f8.pdf pdf Baca
5 743278cb5327b183171c8139d3a4d882.pdf 743278cb5327b183171c8139d3a4d882.pdf pdf Baca
6 9e9f3b22d70f00bf01f0910c16824a78.pdf 9e9f3b22d70f00bf01f0910c16824a78.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003303
005 20260211111736
008 260211################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003303
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a Prabaswari
245 1 # $a PENGEMBANGAN MODEL KAPABILITAS TANGGAP INSIDEN SIBER SEKTOR PERTAHANAN DALAM MENGANTISIPASI KRISIS SIBER NASIONAL
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2025
500 # # $a Pengembangan Model Kapabilitas Tanggap Insiden Siber untuk penanganan krisis siber Nasional menjadi kebutuhan mendesak akibat meningkatnya ancaman siber yang berpotensi mengganggu operasi infrastruktur vital. Respons yang buruk dapat mengakibatkan krisis siber dengan dampak serius terhadap keamanan dan kedaulatan nasional. Sebagai sektor vital, sektor pertahanan harus memperkuat kapabilitas untuk menghadapi ancaman ini. Penelitian ini menggunakan metode kuasi kualitatif dengan wawancara mendalam, kuesioner, systematic literature review, benchmarking dan data sekunder. Pendekatan sosioteknik oleh Clegg etal.diterapkan melalui enam variabel yaitu goals, people, process, technology, infrastructure, culture, dianalisis dengan Soft System Methodology yang dikombinasikan dengan FMEA, RACI, SLR dan Delphi. Hasil penelitian mengidentifikasi 14 risiko kritikal yang berpotensi menimbulkan krisis siber pada lingkungan sektor pertahanan beserta mitigasinya, mengembangkan alur penanganan krisis siber sektor pertahanan beserta perumusan tim gugus tugas krisis siber nasional dan merumuskan Model Kapabilitas yang mencakup delapan kriteria regulasi dan kebijakan keamanan, kejelasan dan kepatuhan, integrasi budaya organisasi, sumber daya manusia, kolaborasi pemangku kepentingan, dukungan anggaran dan sumber daya, organisasi, dan keandalan teknologi, dengan 44 indikator spesifik. Model ini menjadi panduan untuk menilai dan meningkatkan kesiapan sektor pertahanan, memungkinkan self-assessment, dan mengidentifikasi area perbaikan. Dengan mengadopsi model ini, sector pertahanan dapat memperkuat ketahanan siber, meningkatkan respons insiden, dan menciptakan budaya keamanan siber yang tangguh dan proaktif dalam melindungi kepentingan nasional dari ancaman siber yang kompleks.
650 4 $a Kapabilitas -- Doktoral Ilmu Pertahanan -- Model -- Konsentrasi Teknologi Pertahanan -- Manajemen Krisis Siber -- Insiden Respons -- Sosioteknis
700 0 # $a BAMBANG IRWANTO
700 0 # $a Danang Rimbawa
700 0 # $a Hoga Saragih
700 0 # $a Luhut Simbolon
700 0 # $a Rudy Agus Gemilang Gutom
700 0 # $a Santi Indarjani
700 0 # $a Sutanto
700 0 # $a Yanda Dwira Firman Z
700 0 # $a Yusuf Ali
Content Unduh katalog