Judul KONSEP OPTIMALISASI INTEROPERABILITAS BERBASIS SATELIT GUNA MENDUKUNG PENGUATAN PERTAHANAN DI KAWASAN PERBATASAN LAUT NATUNA UTARA
Pengarang IGARA TRIREGINA
Rudy Agus Gemilang Gultom
Asep Adang Supriyadi
Syachrul Arief
Aris Poniman Kertopermono
Yosef Prihanto
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2023
Subjek Teknologi Penginderaan -- Pertahanan Laut -- Interoperablititas -- Satelit -- LISI-OIM -- Perbatasan Maritim
Catatan Dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks di kawasan Laut Tiongkok Selatan memunculkan ancaman terhadap Laut Natuna Utara. Didukung dengan besarnya potensi hasil laut di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia pada kawasan tersebut. Masih belum disepakatinya batas wilayah antara Indonesia-Vietnam dan Indonesia-Malaysia di kawasan tersebut juga menjadi pemicu munculnya aktivitas ilegal yang menggaggu wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Tercatat masih terjadi peningkatan kasus Illegal Unreported Unregulated Fishing (IUUF) pada pertengahan tahun 2022. Oleh karena itu, perlu adanya upaya peningkatan operasi pengamanan perbatasan di kawasan maritim. Sesuai dengan Rencana Pembangunan Wilayah Pertahanan Laut Natuna-Natuna Utara, perlu dikerahkan operasi gabungan militer dan sipil yang termasuk dalam unsur maritim, serta pengoptimalan teknologi pertahanan. Dalam rangka melakukan operasi gabungan yang optimal, terjalinnya information sharing yang dapat mendukung peran komando pengendalian sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesiapan interoperabilitas TNI AL, TNI AU, dan Bakamla RI, serta merancang konsep interoperabilitas berbasis satelit yang dapat mendukung penguatan pertahanan di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah concurrent embedded dan mengacu pada kriteria interoperabilitas LISI dan OIM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interoperabilitas yang terjalin antara TNI AL dan Bakamla RI maupun TNI AL dan TNI AU berada pada level ad-hoc. Sementara untuk Bakamla RI dan TNI AU pada level isolated. Untuk itu, dirancang konsep interoperabilitas antara TNI AL, TNI AU, dan Bakamla RI dengan memanfaatkan satelit yang diharapkan dapat diterapkan dalam perencanaan pengoptimalan teknologi untuk penguatan pertahanan di kawasan maritim pada masa yang akan datang.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 1a1a8dd9536decd3ccbefdfa3f1e254f.pdf 1a1a8dd9536decd3ccbefdfa3f1e254f.pdf pdf Baca
2 34a24ce09020c2fe5514d21f7ef7e389.pdf 34a24ce09020c2fe5514d21f7ef7e389.pdf pdf Baca
3 a0b9fb7fa07ac73af1bdb10347fffb8c.pdf a0b9fb7fa07ac73af1bdb10347fffb8c.pdf pdf Baca
4 5ec74e6b1a15b9677c8723bcc3844a9a.pdf 5ec74e6b1a15b9677c8723bcc3844a9a.pdf pdf Baca
5 c61fc4ed3d33868b74e8f2c8f9e51101.pdf c61fc4ed3d33868b74e8f2c8f9e51101.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000002682
005 20260213014201
008 260213################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225002682
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a IGARA TRIREGINA
245 1 # $a KONSEP OPTIMALISASI INTEROPERABILITAS BERBASIS SATELIT GUNA MENDUKUNG PENGUATAN PERTAHANAN DI KAWASAN PERBATASAN LAUT NATUNA UTARA
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2023
500 # # $a Dinamika lingkungan strategis yang semakin kompleks di kawasan Laut Tiongkok Selatan memunculkan ancaman terhadap Laut Natuna Utara. Didukung dengan besarnya potensi hasil laut di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia pada kawasan tersebut. Masih belum disepakatinya batas wilayah antara Indonesia-Vietnam dan Indonesia-Malaysia di kawasan tersebut juga menjadi pemicu munculnya aktivitas ilegal yang menggaggu wilayah kedaulatan Republik Indonesia. Tercatat masih terjadi peningkatan kasus Illegal Unreported Unregulated Fishing (IUUF) pada pertengahan tahun 2022. Oleh karena itu, perlu adanya upaya peningkatan operasi pengamanan perbatasan di kawasan maritim. Sesuai dengan Rencana Pembangunan Wilayah Pertahanan Laut Natuna-Natuna Utara, perlu dikerahkan operasi gabungan militer dan sipil yang termasuk dalam unsur maritim, serta pengoptimalan teknologi pertahanan. Dalam rangka melakukan operasi gabungan yang optimal, terjalinnya information sharing yang dapat mendukung peran komando pengendalian sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesiapan interoperabilitas TNI AL, TNI AU, dan Bakamla RI, serta merancang konsep interoperabilitas berbasis satelit yang dapat mendukung penguatan pertahanan di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah concurrent embedded dan mengacu pada kriteria interoperabilitas LISI dan OIM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interoperabilitas yang terjalin antara TNI AL dan Bakamla RI maupun TNI AL dan TNI AU berada pada level ad-hoc. Sementara untuk Bakamla RI dan TNI AU pada level isolated. Untuk itu, dirancang konsep interoperabilitas antara TNI AL, TNI AU, dan Bakamla RI dengan memanfaatkan satelit yang diharapkan dapat diterapkan dalam perencanaan pengoptimalan teknologi untuk penguatan pertahanan di kawasan maritim pada masa yang akan datang.
650 4 $a Teknologi Penginderaan -- Pertahanan Laut -- Interoperablititas -- Satelit -- LISI-OIM -- Perbatasan Maritim
700 0 # $a Aris Poniman Kertopermono
700 0 # $a Asep Adang Supriyadi
700 0 # $a Rudy Agus Gemilang Gultom
700 0 # $a Syachrul Arief
700 0 # $a Yosef Prihanto
Content Unduh katalog