| Judul | ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT POTENSI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN METODE REFUSE-DERIVED FUEL (RDF) DI TPST BANTARGEBANG DALAM MENDUKUNG KETAHANAN ENERGI NASIONAL |
| Pengarang | MUHAMMAD AGUNG HARDIYANTO Hikmat Zakky Almubaroq Donny Yoesgiantoro Imam Supriyadi Nugroho Adi Sasongko R. Djoko Andreas Navalino |
| Penerbitan | Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024 |
| Subjek | Ketahanan Energi -- Cost Benefit Analysis -- RDF -- TPST Bantargebang -- NPV -- IRR -- Payback Period |
| Catatan | Salah satu ancaman nirmiliter dalam penelitian ini adalah aspek kesehatan yang ditimbulkan pada pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Kesehatan merupakan ancaman nirmiliter dalam pengolahan sistem menggunakan RDF. Berdasarkan 69 responden disekitar TPST Bantargebang penyakit yang lebih banyak diderita yaitu: deman 42.65%, diare 25%, Penyakit Kulit 20,59% dan ispa 11,79%, yang mengancam keselamatan warga sekitar. Kita ketahui bahwa seiring pertumbuhan penduduk di Indonesia berbanding lurus dengan meningkatnya volume sampah yang mengakibatkan daya tampung serta usia pakai TPA terbatas. Tujuan penelitian untuk menganalisis keberadaan fasilitas pengolahan sampah Refuse-derived Fuel (RDF) dengan metode Analisis Biaya dan Manfaat, dengan mempertimbangkan total biaya yang dibutuhkan dan total manfaat yang didapat, baik yang dapat secara langsung maupun secara tidak langsung dinominalkan dengan nilai uang. Penelitian ini mengambil studi kasus fasilitas pengolahan sampah di Bantargebang yang diharapkan dapat dijadikan salah satu acuan pertimbangan bagi pemerintah dan stakeholder pengelola RDF dalam pengembangan pengelolaan sampah. Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan nilai manfaat yang lebih besar daripada nilai biaya, manfaat yang telah dianalisis terdiri dari NPV Rp. 9,262,303,003.093, IRR 21.43%, dan Payback Period yang bernilai positif 9 tahun 1 bulan, apabila perbandingan nilai manfaat dan biaya dirupiahkan maka didapatkan nilai manfaat Rp. 25.398.512.241,49 dan nilai biaya sebesar Rp 16.136.209.238,40. Artinya nilai ekonomi pemanfaatan RDF di TPST Bantargebang dengan memanfaatkan sampah sebagai energi baru terbarukan dalam mencegah ancaman nirmilter dan ketahanan eneegi nasional telah dinilai layak. |
| Bentuk Karya | Tidak ada kode yang sesuai |
| Target Pembaca | Tidak ada kode yang sesuai |
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini.
Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
| No | Nama File | Nama File Format Flash | Format | Aksi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | 1dba318401722ef3966e2b3a7efa0511.pdf | 1dba318401722ef3966e2b3a7efa0511.pdf | Baca | |
| 2 | 8eb9283a935300d35cae420015f679e8.pdf | 8eb9283a935300d35cae420015f679e8.pdf | Baca | |
| 3 | 36249e52ff8544739f6adbf4936b8352.pdf | 36249e52ff8544739f6adbf4936b8352.pdf | Baca | |
| 4 | 3990306321f97390b22e1a78966522e6.pdf | 3990306321f97390b22e1a78966522e6.pdf | Baca | |
| 5 | b388439726606bed1bc91c5d263bb336.pdf | b388439726606bed1bc91c5d263bb336.pdf | Baca |
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
| No | No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan | Aksi |
|---|
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000003051 | ||
| 005 | 20260212110147 | ||
| 008 | 260212################|##########|#|## | ||
| 035 | # | # | $a 0010-1225003051 |
| 041 | $a id | ||
| 082 | # | # | $a NONE |
| 100 | 0 | # | $a MUHAMMAD AGUNG HARDIYANTO |
| 245 | 1 | # | $a ANALISIS BIAYA DAN MANFAAT POTENSI PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN METODE REFUSE-DERIVED FUEL (RDF) DI TPST BANTARGEBANG DALAM MENDUKUNG KETAHANAN ENERGI NASIONAL |
| 260 | # | # | $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024 |
| 500 | # | # | $a Salah satu ancaman nirmiliter dalam penelitian ini adalah aspek kesehatan yang ditimbulkan pada pengelolaan sampah di TPST Bantargebang. Kesehatan merupakan ancaman nirmiliter dalam pengolahan sistem menggunakan RDF. Berdasarkan 69 responden disekitar TPST Bantargebang penyakit yang lebih banyak diderita yaitu: deman 42.65%, diare 25%, Penyakit Kulit 20,59% dan ispa 11,79%, yang mengancam keselamatan warga sekitar. Kita ketahui bahwa seiring pertumbuhan penduduk di Indonesia berbanding lurus dengan meningkatnya volume sampah yang mengakibatkan daya tampung serta usia pakai TPA terbatas. Tujuan penelitian untuk menganalisis keberadaan fasilitas pengolahan sampah Refuse-derived Fuel (RDF) dengan metode Analisis Biaya dan Manfaat, dengan mempertimbangkan total biaya yang dibutuhkan dan total manfaat yang didapat, baik yang dapat secara langsung maupun secara tidak langsung dinominalkan dengan nilai uang. Penelitian ini mengambil studi kasus fasilitas pengolahan sampah di Bantargebang yang diharapkan dapat dijadikan salah satu acuan pertimbangan bagi pemerintah dan stakeholder pengelola RDF dalam pengembangan pengelolaan sampah. Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbandingan nilai manfaat yang lebih besar daripada nilai biaya, manfaat yang telah dianalisis terdiri dari NPV Rp. 9,262,303,003.093, IRR 21.43%, dan Payback Period yang bernilai positif 9 tahun 1 bulan, apabila perbandingan nilai manfaat dan biaya dirupiahkan maka didapatkan nilai manfaat Rp. 25.398.512.241,49 dan nilai biaya sebesar Rp 16.136.209.238,40. Artinya nilai ekonomi pemanfaatan RDF di TPST Bantargebang dengan memanfaatkan sampah sebagai energi baru terbarukan dalam mencegah ancaman nirmilter dan ketahanan eneegi nasional telah dinilai layak. |
| 650 | 4 | $a Ketahanan Energi -- Cost Benefit Analysis -- RDF -- TPST Bantargebang -- NPV -- IRR -- Payback Period | |
| 700 | 0 | # | $a Donny Yoesgiantoro |
| 700 | 0 | # | $a Hikmat Zakky Almubaroq |
| 700 | 0 | # | $a Imam Supriyadi |
| 700 | 0 | # | $a Nugroho Adi Sasongko |
| 700 | 0 | # | $a R. Djoko Andreas Navalino |
Content Unduh katalog
Karya Terkait :