Judul IDENTIFIKASI ZONA TANGKAPAN IKAN DARI SATELIT AQUA-MODIS DAN LANDSAT DI WILAYAH PERAIRAN PROVINSI NTT DALAM MENDUKUNG EKONOMI BIRU
Pengarang PANDE MADE RONY KURNIAWAN
Trismadi
Rer-Nat Gatot Haryo
Moch Jurianto
Kresna Buntoro
Endro Legowo
Penerbitan Bogor : Universitas Pertahanan Republik Indonesia, 2024
Subjek Keamanan Maritim -- Zona Tangkapan Ikan -- Aqua-MODIS -- Landsat -- Ekonomi Biru
Catatan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi perikanan tangkap laut yang besar, namun pemanfaatannya masih belum optimal karena nelayan masih menggunakan metode tradisional dalam memperkirakan zona tangkapan ikan. Penggunaan teknologi satelit Aqua-MODIS dan Landsat memungkinkan identifikasi zona tangkapan ikan yang potensial berdasarkan ruang dan waktu dari data parameter oseanografi. Informasi ini penting bagi pengelolaan perikanan tangkap laut berkelanjutan sesuai dengan konsep ekonomi biru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan potensi zona tangkapan ikan pada periode musim dan El Niño-Southern Oscillation (ENSO) di Provinsi NTT. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Parameter oseanografi yang digunakan adalah klorofil-a, suhu permukaan laut (SPL) dan salinitas. Hasil analisis menunjukan bahwa sebaran klorofil-a, SPL serta salinitas memiliki karakteristik yang berbeda pada setiap periode musim dan ENSO dimana musim kemarau dan musim hujan menjadi puncak sebaran. Hal yang menarik bahwa nilai sebaran salinitas lebih tinggi pada periode El Niño maupun La Nina. Ditemukan daerah dengan indikasi upwelling pada perairan pesisir Kabupaten Sumba Timur, pesisir Kabupaten Kupang, dan pesisir Selatan Pulau Flores pada setiap periode musim kecuali musim hujan. Daerah potensial tangkapan ikan tongkol berada di Laut Timor dan Laut Sawu dengan waktu terbaik pada musim peralihan 2 dan periode La Nina. Potensi zona tangkapan ikan tongkol lebih kecil pada musim hujan dan periode El Niño. Hasil dan rekomendasi penelitian ini diharapkan dapat membantu nelayan dan pemerintah dalam merumuskan strategi serta kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan perikanan tangkap laut yang adaptif terhadap musim dan ENSO untuk kemakmuran masyarakat sesuai dengan tujuan ekonomi biru yang diterapkan oleh pemerintah di tingkat lokal dan nasional.
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
Informasi: Di sini Anda dapat mengakses seluruh konten digital yang tersedia untuk koleksi ini. Tombol "Baca Buku" di bawah sampul hanya menampilkan file pertama sebagai preview.
No Nama File Nama File Format Flash Format Aksi
1 a08e117f33cddc6bd48672e39101ce6a.pdf a08e117f33cddc6bd48672e39101ce6a.pdf pdf Baca
2 b76a0762a1b95a5dce008ea866248e54.pdf b76a0762a1b95a5dce008ea866248e54.pdf pdf Baca
3 7b4439ed3e322ec53ece6b272747e7f3.pdf 7b4439ed3e322ec53ece6b272747e7f3.pdf pdf Baca
4 174ef5d0d142c7e282ba254356d17581.pdf 174ef5d0d142c7e282ba254356d17581.pdf pdf Baca
5 d4cb2cfad80c16ee0a783aacf48a5a2e.pdf d4cb2cfad80c16ee0a783aacf48a5a2e.pdf pdf Baca
Informasi: Di sini Anda dapat melihat ketersediaan eksemplar fisik koleksi ini di perpustakaan beserta lokasinya.
No No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan Aksi
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000003079
005 20260212104905
008 260212################|##########|#|##
035 # # $a 0010-1225003079
041 $a id
082 # # $a NONE
100 0 # $a PANDE MADE RONY KURNIAWAN
245 1 # $a IDENTIFIKASI ZONA TANGKAPAN IKAN DARI SATELIT AQUA-MODIS DAN LANDSAT DI WILAYAH PERAIRAN PROVINSI NTT DALAM MENDUKUNG EKONOMI BIRU
260 # # $a Bogor :$b Universitas Pertahanan Republik Indonesia,$c 2024
500 # # $a Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi perikanan tangkap laut yang besar, namun pemanfaatannya masih belum optimal karena nelayan masih menggunakan metode tradisional dalam memperkirakan zona tangkapan ikan. Penggunaan teknologi satelit Aqua-MODIS dan Landsat memungkinkan identifikasi zona tangkapan ikan yang potensial berdasarkan ruang dan waktu dari data parameter oseanografi. Informasi ini penting bagi pengelolaan perikanan tangkap laut berkelanjutan sesuai dengan konsep ekonomi biru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan potensi zona tangkapan ikan pada periode musim dan El Niño-Southern Oscillation (ENSO) di Provinsi NTT. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Parameter oseanografi yang digunakan adalah klorofil-a, suhu permukaan laut (SPL) dan salinitas. Hasil analisis menunjukan bahwa sebaran klorofil-a, SPL serta salinitas memiliki karakteristik yang berbeda pada setiap periode musim dan ENSO dimana musim kemarau dan musim hujan menjadi puncak sebaran. Hal yang menarik bahwa nilai sebaran salinitas lebih tinggi pada periode El Niño maupun La Nina. Ditemukan daerah dengan indikasi upwelling pada perairan pesisir Kabupaten Sumba Timur, pesisir Kabupaten Kupang, dan pesisir Selatan Pulau Flores pada setiap periode musim kecuali musim hujan. Daerah potensial tangkapan ikan tongkol berada di Laut Timor dan Laut Sawu dengan waktu terbaik pada musim peralihan 2 dan periode La Nina. Potensi zona tangkapan ikan tongkol lebih kecil pada musim hujan dan periode El Niño. Hasil dan rekomendasi penelitian ini diharapkan dapat membantu nelayan dan pemerintah dalam merumuskan strategi serta kebijakan pengelolaan dan pemanfaatan perikanan tangkap laut yang adaptif terhadap musim dan ENSO untuk kemakmuran masyarakat sesuai dengan tujuan ekonomi biru yang diterapkan oleh pemerintah di tingkat lokal dan nasional.
650 4 $a Keamanan Maritim -- Zona Tangkapan Ikan -- Aqua-MODIS -- Landsat -- Ekonomi Biru
700 0 # $a Endro Legowo
700 0 # $a Kresna Buntoro
700 0 # $a Moch Jurianto
700 0 # $a Rer-Nat Gatot Haryo
700 0 # $a Trismadi
Content Unduh katalog